Diskop UKM Kutim Meggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Pengurus dan Pengelola Koperasi

oleh -407 views
RtPzNW4LIV

Sangatta – Sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuandan keterampilan dalam mengelola koperasi, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengurus dan pengelola koperasi. Pelatihan ini dilaksanakan sejak tanggal 15 hingga 18 Mei 2023 di Hotel Lumbu.

Sebanyak 30 orang pengurus koperasi dari delapan kecamatan di Kabupaten Kutim turut serta dalam pelatihan ini, delapan kecamatan tersebut meliputi Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Kaubun, Kombeng, Muara Wahau, Muara Bengkal, Muara Ancalong, dan Telen.

Baca Juga :  Fraksi Nasdem Tidak Hadir Menyampaikan Pandangan Umum Terkait KUA-PPAS 2024? Berikut Alasannya

Zulkifli, SE. M. Si. M. Ap dan Ferdiansyah, SE. dari Pusat Layanan Usaha Terpadu Kementerian Koperasi dan UKM serta Indagkop Provinsi Kaltim, yang dihadirkan untuk menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Darsafani, menjelaskan bahwa jumlah koperasi di Kutim mengalami pertumbuhan yang pesat. Pada tahun 2021, jumlah koperasi di Kutim mencapai 1.150 koperasi. Namun, meskipun terdapat 1.150 koperasi di Kabupaten Kutai Timur, masih tetap diperlukan pembinaan lebih lanjut dalam berbagai aspek. Terutama dalam pengelolaan, pelayanan, permodalan, dan keterampilan para pengurus koperasi.

Baca Juga :  PPDB Masih Menghadapi Polemik, DPRD Kutim Hadirkan Disdikbud Kutim dan Kaltim untuk Mengikuti RDP

Pembinaan yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi, sehingga koperasi dapat beroperasi dengan lebih baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi anggota koperasi dan masyarakat umum. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan tingkat pencapaian keuntungan dari koperasi dapat lebih tinggi.

Baca Juga :  Joni Harap Warga SP3 di Km 102 Diberikan Prioritas untuk Mendapatkan Sambungan Listrik

Darsafani mengatakan, melalui pelatihan ini diharapkan para pengurus dan pengelola koperasi dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola koperasi sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya dan masyarakat umum secara keseluruhan.

“Animo masyarakat ini saya kira perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak-pihak terkait terutama pemerintah. Khususnya Dinas Koperasi dan UMKM Kutim agar badan usaha koperasi menjadi badan usaha yang sesuai dengan jati dirinya, ” ucap Darsafani. (bk)