Data Penduduk Jadi Fondasi, Sangatta Utara Pacu Transformasi Desa Digital

oleh -468 views
Peserta pembekalan dan Bimbingan Teknis Penataan Penduduk Desa Sangatta Utara, Senin (05/10/2026)

Beritakutim.com Sangatta – Pemerintah Desa Sangatta Utara terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembekalan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penataan Penduduk Desa Sangatta Utara Menuju Desa Digital yang digelar di Aula Kantor Desa Sangatta Utara, Senin (5/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam melakukan penataan dan pengelolaan data penduduk secara lebih tertib, akurat, serta menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi.

Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi saat ini mendorong pemerintah desa untuk melakukan berbagai penyesuaian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kepala Diskominfo Staper Kutim Dorong Wartawan Kuasai Etika Jurnalistik dan Literasi Digital

Menurutnya, desa memiliki peran penting dalam pengelolaan data kependudukan karena sebagian besar kebutuhan administrasi masyarakat bersentuhan langsung dengan pemerintahan desa.

“Penataan penduduk ini sangat penting karena data menjadi dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, data yang kita miliki harus benar, tertib dan terus diperbarui,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan data penduduk yang akurat tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan administrasi, tetapi juga dapat menjadi dasar dalam perencanaan berbagai program pembangunan di tingkat desa.

Dengan data yang tertata, pemerintah desa akan lebih mudah mengetahui kondisi masyarakat, termasuk jumlah penduduk, persebaran, kebutuhan pelayanan, serta berbagai informasi kependudukan lainnya yang diperlukan dalam penyusunan program.

Baca Juga :  Kutim Pastikan Beasiswa Daerah Tak Tumpang Tindih dengan Program “Gratis Pol” Kaltim

Mulyanti menilai, proses menuju desa digital membutuhkan kesiapan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sistem pengelolaan data. Karena itu, pembekalan dan bimtek menjadi penting agar aparatur desa memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan proses digitalisasi pelayanan.

“Desa digital bukan hanya soal menggunakan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut bisa membantu kita memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat dan mudah kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Kutim PPKM Level 2, Vaksinasi Terus di Tingkatkan Sesuai Intruksi

Ia berharap seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memanfaatkan pembekalan yang diberikan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola data dan administrasi kependudukan.

Selain itu, Mulyanti mendorong aparatur desa untuk tidak berhenti belajar dan mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, perubahan sistem pelayanan yang semakin berbasis digital harus diikuti dengan peningkatan kapasitas aparatur agar tidak terjadi kesenjangan dalam penerapannya.

“Harapannya setelah kegiatan ini ada peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam penataan data penduduk. Kita ingin pelayanan di Desa Sangatta Utara semakin baik dan masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan,” ungkapnya.(Adv/Bk4)