Beritakutim.com, SANGATTA – Penampilan sejumlah atlet Kutai Timur (Kutim) dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di kawasan Stadion Utama Kudungga, Sangatta, Jumat (02/10/2026), mendapat apresiasi dari Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Usai kegiatan, Bupati Ardiansyah menilai Haornas tahun ini menjadi momentum penting untuk memperlihatkan kemampuan para atlet dari berbagai cabang olahraga kepada masyarakat. Menurutnya, penampilan tersebut sekaligus menjadi gambaran kesiapan atlet Kutim menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser.
“Dalam Haornas ditampilkan berbagai atlet dari beberapa cabang olahraga yang mempresentasikan kemampuan mereka di hadapan masyarakat,” ujar Bupati Ardiansyah saat diwawancarai awak media.
Ia mengatakan kehadiran dan penampilan para atlet di tengah masyarakat juga menjadi ruang untuk membangun dukungan moral. Terlebih, sejumlah atlet Kutim akan membawa nama daerah dalam berbagai ajang olahraga di tingkat yang lebih tinggi.
Bupati Ardiansyah berharap dukungan masyarakat dapat menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan memberikan kemampuan terbaik saat bertanding.
“Kita berharap tiga besar itu memang bisa tercapai. Kalau bisa naik lagi menjadi dua besar, ya dua besar kita,” katanya.
Melihat penampilan atlet yang ditunjukkan dalam rangkaian Haornas, Bupati Ardiansyah mengaku optimistis target tersebut dapat diwujudkan. Ia menilai para atlet telah menunjukkan kemampuan dan semangat bertanding yang menjadi modal penting sebelum menghadapi kompetisi.
Selain menyoroti kesiapan atlet, Ardiansyah juga melihat tingginya antusiasme generasi muda Kutim terhadap olahraga. Menurutnya, minat tersebut perlu terus diarahkan melalui pembinaan yang berkelanjutan sehingga dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Ia mencontohkan salah satu cabang olahraga yang ditampilkan dalam Haornas, yakni olahraga sepeda ekstrem. Bupati Ardiansyah menyebut para atlet muda di cabang tersebut telah memiliki pengalaman mengikuti berbagai event di sejumlah daerah di Indonesia.
“Mereka sudah menjadi atlet yang luar biasa. Beberapa yang kita lihat tadi, misalnya Monster Bike, sudah mengikuti berbagai event di berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Bupati Ardiansyah, pengalaman bertanding di berbagai daerah turut membentuk mental dan keberanian atlet muda. Sikap tersebut dinilai penting karena dunia olahraga menuntut keberanian untuk menghadapi tantangan dan persaingan.
“Keberanian mereka luar biasa dan mereka siap untuk menantang apa yang ada di depan,” ujarnya.
Ia berharap semangat dan keberanian tersebut tidak berhenti pada momentum Haornas, tetapi terus dipelihara melalui latihan, pembinaan serta dukungan berbagai pihak. Dengan demikian, potensi atlet muda Kutim dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pencapaian prestasi daerah. (ADV) (9)






