PAD Desa Swargabara Masih Minim, Pemdes Bidik Potensi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan

oleh -850 views
Kepala Desa Swargabara, Wahyudin Usman diruang kerjanya

Beritakuti.com Sangatta – Pendapatan Asli Desa (PADes) Swargabara saat ini masih tergolong minim. Pemerintah Desa Swargabara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, pun mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk mengembangkan potensi ekonomi desa.

Kepala Desa Swargabara, Wahyudin Usman, mengatakan pemerintah desa saat ini lebih memprioritaskan program pembinaan masyarakat guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga.

Baca Juga :  Peringatan Hari Pahlawan, Nilai Kepahlawanan sebagai inspirasi disetiap langkah Kita Penuh Dengan inovasi dan kreasi.

“Kalau kita berbicara PAD, sekarang itu sangat minim. Kita lebih banyak proses pembinaan untuk mengangkat taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” kata Wahyudin saat ditemui di ruang kerjanya.

Sejumlah program yang telah dilakukan antara lain pemberian bantuan bibit, pupuk, serta program ketahanan pangan berupa pengembangan peternakan ayam petelur dan tanaman jagung.

Menurutnya, pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan masih terbuka luas untuk menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan PADes.

Baca Juga :  Disdikbud Kutim Gelar Pemilihan Dinda dan Kanda Duta Budaya Tahun 2024

Selain mengembangkan potensi internal desa, Pemdes Swargabara juga berharap adanya komunikasi dan kerja sama yang lebih erat dengan perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah desa.

Wahyudin mencontohkan, peluang pekerjaan dari perusahaan seperti pengadaan barang atau jasa dapat diberikan kepada badan usaha yang ada di desa.

Baca Juga :  Ardiansyah: Kutim Harus Punya Museum yang Gambarkan Perjalanan Daerah

“Kalau ada peluang yang diberikan perusahaan, misalnya pengadaan, desa diberikan kesempatan mendapatkan pekerjaan tersebut. Tentunya melalui badan usaha yang ada di desa. Itu bisa menjadi PADes ke depan,” ujarnya.

Ia menilai sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan menjadi salah satu kunci dalam membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.(Adv/Bk4)