Frederik Kalalembang Dorong LSP Mahkota Mahakam Bantu UMKM Sangtorayaan Naik Kelas

oleh -514 views

Beritakutim.com, JAKARTA – Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang, Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum IKaT Nusantara, menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Dr. Eko Sugiarto, S.H., M.H. atas kerja keras, dedikasi, dan komitmennya dalam mengembangkan Lembaga Sertifikasi Profesi UMKM Mahkota Mahakam (LSP MAMA).

Dr. Eko Sugiarto merupakan anggota IKaT Nusantara yang berdomisili di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah LSP UMKM Mahkota Mahakam dan dalam dokumen badan hukum tercatat sebagai Komisaris Utama PT Lembaga Sertifikasi Profesi Usaha Mikro Kecil Menengah Mahkota Mahakam.

LSP UMKM Mahkota Mahakam berlokasi di Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim, Kehadiran lembaga tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan daya saing para pelaku UMKM melalui pembinaan, pendampingan, serta sertifikasi kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.

Frederik Kalalembang memberikan apresiasi atas proses dan perjuangan yang telah dilakukan Dr. Eko Sugiarto bersama jajarannya dalam membangun legalitas dan mengembangkan lembaga tersebut serta menjalin koordinasi dengan instansi pemerintah yang membidangi UMKM dan ekonomi kreatif.

“Apa yang dicapai merupakan hasil kerja keras, ketekunan, dan dedikasi. Saya berharap keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM,” ujar Frederik Kalalembang.

Menurut Frederik, keberadaan lembaga sertifikasi profesi harus mampu memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Sertifikasi bukan semata-mata mengenai memperoleh sebuah dokumen, melainkan bagaimana kompetensi dan kemampuan seseorang dapat diuji dan memperoleh pengakuan sesuai standar yang berlaku.

Baca Juga :  Berbagi Berkah Ramadan, DPD LDII Kutim Bagikan Takjil untuk Sesama

Sebagai Ketua Umum IKaT Nusantara, Frederik secara khusus mengajak masyarakat Sangtorayaan yang tersebar di seluruh Indonesia, baik yang telah memiliki usaha maupun yang baru berencana membangun UMKM, untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman Dr. Eko Sugiarto.

“Kita bisa mendapatkan arahan mengenai bagaimana mengembangkan usaha, meningkatkan kompetensi, memahami kebutuhan sertifikasi, serta membangun komunikasi dan kemitraan dengan pemerintah daerah masing-masing,” ujarnya.

Menurut Frederik, banyak masyarakat sebenarnya mempunyai kemampuan dan potensi usaha yang besar. Namun, tidak sedikit yang mengalami kesulitan karena kurangnya informasi, pendampingan, legalitas, manajemen usaha, pemasaran, akses pembiayaan, jaringan, serta pemahaman terhadap berbagai program pemerintah.

Karena itu, keberadaan orang-orang yang memiliki kompetensi dan jaringan di bidang UMKM harus dimanfaatkan untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan mengetahui langkah yang harus ditempuh.

“Jangan sampai masyarakat mempunyai produk yang bagus dan kemauan bekerja, tetapi tidak berkembang hanya karena tidak mengetahui ke mana harus bertanya dan bagaimana mengurusnya. Di sinilah pendampingan menjadi penting,” jelas Frederik.

Frederik juga mendorong agar pelaku UMKM membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, serta dinas yang membidangi koperasi dan UMKM maupun instansi terkait lainnya.

ia juga mengatakan berbagai program pemerintah akan lebih bermanfaat apabila masyarakat mengetahui mekanismenya dan mempersiapkan usaha mereka dengan baik. Pendampingan dapat membantu pelaku UMKM memahami kebutuhan administrasi, legalitas, peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran digital, manajemen keuangan hingga pengembangan jaringan pasar.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Gelar Deklarasi Bersama, Terkait Pengelolaan Perkebunan dan Penggunaan Lahan Berkelanjutan Kabupaten Kutim

“Kita jangan hanya menunggu bantuan pemerintah. Kita harus aktif mencari informasi, belajar, bertanya dan mempersiapkan usaha kita. Kalau persyaratan dipenuhi, kompetensi ditingkatkan dan komunikasi dengan pemerintah setempat dibangun dengan baik, saya yakin akan semakin banyak peluang yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM kita,” tegas Frederik.

Ia berharap Dr. Eko Sugiarto bersama LSP UMKM Mahkota Mahakam dapat menjadi jembatan dan pendobrak dalam mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan peningkatan kompetensi serta berbagai peluang pembinaan yang tersedia.

Frederik menegaskan bahwa keberadaan IKaT Nusantara harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh Sangtorayaan, terutama mereka yang berada di perantauan.

Organisasi, menurutnya, bukan hanya tempat berkumpul, tetapi harus mampu menjadi jaringan persaudaraan yang saling membantu, berbagi informasi, membuka peluang, dan memberikan solusi ketika ada anggota atau masyarakat yang membutuhkan.

“Toraja adalah rumah besar kita. Sangtorayaan tersebar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri. Kalau ada saudara kita yang mempunyai ilmu, pengalaman, jaringan dan kompetensi, maka itu harus menjadi kekuatan bersama. Kita saling membantu supaya semakin banyak saudara kita yang maju,” ungkapnya.

Frederik berharap kemampuan dan kompetensi yang dimiliki Dr. Eko Sugiarto dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh masyarakat di Kutai Timur, tetapi juga oleh Sangtorayaan di berbagai provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Gaspol Bangun Budaya Inovasi dan Daya Saing Daerah Lewat SANGA BELIDA 2026

“Saya berharap Dr. Eko Sugiarto dapat membuka ruang konsultasi dan komunikasi bagi saudara-saudara kita. Kalau ada UMKM yang ingin berkembang, mari kita arahkan. Kalau ada yang belum memahami legalitas, sertifikasi atau bagaimana membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, mari kita bantu dan dampingi,” katanya.

Menurut Frederik, UMKM merupakan salah satu kekuatan utama ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan modal, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, kompetensi, manajemen, informasi, jaringan dan akses pasar.

“Kita ingin UMKM Sangtorayaan bukan hanya sekadar bertahan, tetapi benar-benar tumbuh dan naik kelas. Usahanya harus profesional, produknya semakin berkualitas, pasarnya semakin luas dan pada akhirnya mampu membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Frederik menutup dengan kembali menyampaikan selamat kepada Dr. Eko Sugiarto dan berharap pencapaian tersebut menjadi awal dari pengabdian yang semakin besar bagi masyarakat.

“Selamat dan sukses kepada Dr. Eko Sugiarto, S.H., M.H. Teruslah berkarya dan gunakan ilmu, kompetensi serta jaringan yang dimiliki untuk membantu masyarakat. Keberhasilan akan jauh lebih berarti apabila dapat membuka jalan bagi orang lain untuk ikut maju dan berhasil,” tutup Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang, Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum IKaT Nusantara.