Kapolda Kaltim: Ketahanan Pangan Merupakan Bagian Penting dari Ketahanan Nasional

oleh -296 views

Beritakutim.com SANGATTA – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui berbagai program kolaboratif. Salah satunya ditunjukkan melalui kegiatan penanaman benih jagung di kawasan Industrial Farming Pit J PT Kaltim Prima Coal (KPC), Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (30/5/2026).

Penyerahan bantuan tersebut menjadi simbol dukungan Polda Kaltim terhadap pengembangan sektor pertanian modern yang memanfaatkan lahan eks tambang menjadi kawasan produktif dan bernilai ekonomi.

Baca Juga :  DLH Kutim Tinjau Kolam Tambang KPC, Dewi: Debit Air Masih Sesuai Peraturan

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa lahan pascatambang dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan, pemanfaatan lahan pascatambang untuk kegiatan pertanian merupakan langkah strategis yang perlu terus didorong karena mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan dari semua pihak. Kami berharap bantuan alsintan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mempermudah pengelolaan lahan, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi kelompok tani dan masyarakat sekitar,” ujar Irjen Pol Endar Priantoro.

Baca Juga :  Upaya Turunkan Stunting, DPPKB Kutim Terus Tingkatkan Kapasitas Poktan

Kawasan Industrial Farming Pit J sendiri menjadi salah satu contoh keberhasilan transformasi lahan pascatambang menjadi kawasan pertanian produktif. Berbagai komoditas pertanian telah dikembangkan di area tersebut dengan melibatkan kelompok tani lokal sebagai penggerak utama.

Baca Juga :  Hari kedua HKG ke 50 Kaltim, Senam Bersama, Tanam Jahe dan Anggrek Hingga Game Fun

Kapolda berharap dengan adanya dukungan alat dan mesin pertanian, proses pengolahan lahan hingga peningkatan hasil panen diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Selain meningkatkan produktivitas, bantuan ini juga diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan program pertanian di kawasan eks tambang,” harapnya.

Penyerahan alsintan ini turut menjadi bagian dari sinergi antara Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.(BK 2)