Pemdes Suwargabara Perjuangkan Lahan untuk SMA dan Pusat Ekonomi Masyarakat

oleh -538 views
Kepala Desa Swargabara, Wahyuddin Usman Saat diwawancarai oleh awak media di ruang kerjanya

Beritakutim.com Sangatta – Pemerintah Desa Suwargabara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus memperjuangkan ketersediaan lahan untuk pembangunan sekolah tingkat SMA dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman mengatakan, pihaknya saat ini masih berkomunikasi dengan perusahaan untuk mendapatkan lahan yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat.

Rencana tersebut tidak hanya diarahkan untuk pembangunan sekolah, tetapi juga pengembangan pasar yang dapat menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat.

“Kami sedang berupaya berkomunikasi dengan pihak KPC untuk mendapatkan lahan. Lahan itu akan digunakan sebagai titik pengembangan sumber daya manusia dalam hal pendidikan dan juga pasar,” ujarnya Saat diwawancarai oleh awak media di ruang kerjanya (16/09/2026).

Baca Juga :  Program Prioritas ASKB Ciptakan Lapangan Kerja Bagi 50 Ribu Tenaga Kerja

Menurutnya, keberadaan sekolah tingkat SMA di wilayah Suwargabara sangat dibutuhkan masyarakat. Saat ini masih terdapat anak-anak yang harus menempuh pendidikan ke wilayah lain karena keterbatasan pilihan sekolah di sekitar tempat tinggal mereka.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu persoalan yang perlu dicarikan solusi bersama, terutama dengan mempertimbangkan jarak dan akses pendidikan bagi pelajar.

Baca Juga :  Harapan kepala dinas Pariwisata Kutai Timur dalam acara Lomplai 2023

“Anak-anak kami ada yang sekolah di Sangatta Selatan. Sementara di Suwargabara ini sebenarnya sudah layak untuk berdiri SMA,” jelasnya.

Selain sekolah, pemerintah desa juga mengusulkan adanya pasar yang dapat menjadi titik aktivitas ekonomi masyarakat. Pasar tersebut nantinya dapat dikembangkan dengan konsep kegiatan berkala maupun aktivitas perdagangan yang lebih permanen.

Wahyuddin Usman mengatakan, perjuangan mendapatkan lahan tersebut telah dilakukan sejak 2023 dan hingga kini masih dalam proses komunikasi.

Baca Juga :  Resmi Jadi Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Sebut Akan Langsung Kerjakan Program yang Sudah Ada

“Ini sudah kami perjuangkan mulai 2023. Alhamdulillah masih dalam proses, mudah-mudahan ada titik terang ke depan,” katanya.

Menurutnya, penyediaan fasilitas pendidikan dan pusat ekonomi merupakan bagian dari upaya pemerintah desa mengakomodasi kebutuhan masyarakat berdasarkan kondisi di lapangan.

Wahyuddin juga berharap rencana tersebut mendapat dukungan berbagai pihak sehingga dapat direalisasikan untuk kepentingan masyarakat Suwargabara.

“Kita berusaha sesuai tupoksi, berkomunikasi dan memohon dukungan. Mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan ini bisa direalisasikan,” pungkasnya.(Adv/Bk4)