Bupati Kutim Menghimbau Masyarakat Rayakan Takbiran Di Rumah Dan Tidak Berwisata

oleh -
WhatsApp Image 2021 05 09 at 10.36.33 PM
Bupati Kutim Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si., Bersama Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko, S.H., S.I.K., M.Si., Usai Upacara Gelar Pasukan OPS Ketupat Mahakam 2021 Di Halaman Polres Kutai Timur

Sangatta, Berita Kutim.com  – Bupati Menghimbau Masyarakat Rayakan Takbiran Di Rumah Dan Tidak Berwisata. Hari Raya Idul Fitri  Tahun ini pemerintah melarang keras warga Kutim untuk berekreasi Ketempat Tempat Wisata  setiap setelah lebaran, demi sama- sama kita menjaga dari penyebaran covid 19 ini.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur  menegaskan telah menutup seluruh tempat wisata di kabupaten ini, baik lokasi keramaian hingga wisata alam layaknya pantai.

Biasanya Lonjakan  Masyarakat kerap berwisata bisa  mencapai ribuan orang sering kali memenuhi Pantai Teluk Lombok Selatan, Pantai Kenyamukan Sangatta Utara hingga Pantai Sekerat Bengalon. Hal ini dikhawatirkan menjadi pemicu meningkatknya angka Wabah Covid 19.

Baca Juga :  Cari Labu Madu Organik Sangatta, Cek Disini Lokasinya

AKBP Welly Djatmoko, Menegaskan jika seluruh tempat pariwisata mesti ditutup saat Idul Fitri, hal ini mengikuti surat edaran Gubernur Kaltim. Bahkan untuk mengantisipasi hal itu, dirinya telah memerintahkan seluruh Kapolsek untuk memerhatikan wilayahnya.

“Kami sudah perintahkan masing-masing Kapolsek untuk mengantisipasi rempat berpotensi menimbulkan keramaian, saya juga minta mereka agar giat berpatroli,” terangnya.

Tidak hanya tempat wisata, kata lelaki berpangkat melati dua itu, takbiran keliling kerap membudaya di masyarakat juga dihapuskan. Dia menegaskan agar warga lebih banyak berdoa di rumah dan tidak arak-arakan.

Baca Juga :  392 Mahasiswa STIE Nusantara Akhirnya Resmi Sandang Gelar S1

“Tidak ada arak-arakan atau takbiran keliling, masyarakat di rumah saya, takbiran di rumah,” pintanya.

Bupati Menghimbau Masyarakat Rayakan Takbiran Di Rumah

Bupati Ardiansyah Sulaiman, Mengimbau agar aparat tidak lengah dalam melaksanakan pengamanan, mulai sebelum hingga pasca lebaran. Dirinya juga meminta supaya masyarakat taat pada aturan agar tidak melakukan kerumunan saat Hari Raya

Dalam Hal ini “Petugas jangan sampai lengah, jangan lolos, jangan dibiarkan mereka kembali dari luar daerah dan bergitu saja,” pintanya.

Baca Juga :  Ramadhani Sangsikan Angka Stunting di Kutim

Ardiansyah, Juga menyebut lonjakan Covid 19 terjadi pasca lebaran tahun lalu adalah pengalaman, sehingga menurutnya tahun ini mesti diantisipasi. Agar upaya pencegahan tidak menjadi sia-sia.

“Jangan terpengruh, termasuk Cina katanya tidak ada Covid 19, kita tidak boleh terpengaruh karena tidak tahu kondisi sebenarnya,” Ungkapnya.

Termasuk juga mengadakan dan menerima tamu saat perayaan lebaran. Bagi orang nomor satu di Kutim ini hal tersebut tidaklah benar.

“Open house juga tidak boleh ada, hanya boleh bertemu keluarga dan tidak ada kerumunan masa,” tegasnya.(VNT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.