Beritakutim.com, SANGATTA – Tiga ekor buaya hasil evakuasi di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dikirim ke kawasan Tritip, Balikpapan, untuk ditangani lebih lanjut. Proses pengiriman dilakukan setelah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutim berkoordinasi dengan pihak Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPP SPL) Provinsi Kalimantan Timur.
Plt. Kepala Damkarmat Kutim, Sugiyo, mengatakan tiga ekor buaya yang dikirim tersebut merupakan hasil evakuasi dari lokasi berbeda di wilayah Sangatta.
“Untuk ukuran tiga buaya tersebut, pertama panjang 4,4 meter dari Gang Durian, kemudian 2 meter dari Kanal 3, dan 1,6 meter dari Sangatta Utara,” kata Sugiyo saat diwawancarai awak media secara daring, Selasa (22/09/2026).
Dalam proses pengiriman, Damkarmat Kutim menggunakan mobil Dalmas dan kendaraan rescue milik Damkarmat. Sebanyak lima personel rescue bersama Kepala Seksi Penyelamatan turut dilibatkan dalam perjalanan tersebut.
Menurut Sugiyo, rombongan berangkat sekitar pukul 22.00 Wita tadi malam untuk mengantarkan ketiga buaya tersebut ke lokasi tujuan. Setelah proses pengiriman selesai, tim kemudian melakukan perjalanan kembali menuju Sangatta.
Ia berharap ke depan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) atau instansi terkait di Balikpapan dapat membantu proses penjemputan apabila kembali terdapat buaya yang berhasil dievakuasi di Kutim.

Selain itu, Sugiyo berharap Kabupaten Kutim dapat memiliki fasilitas penangkaran atau tempat penanganan buaya sendiri. Dengan demikian, proses evakuasi dan penanganan satwa liar tersebut dapat dilakukan lebih dekat tanpa harus mengirimkannya ke luar daerah.
Di sisi lain, meningkatnya temuan buaya di sejumlah wilayah Sangatta menjadi perhatian bagi masyarakat. Sugiyo mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di sekitar sungai, kanal, maupun kawasan yang menjadi habitat buaya.
“Masyarakat harus lebih berhati-hati dengan maraknya buaya di Sangatta ini,” pungkasnya. (ADV) (9)







