Beritakutim.com, SANGATTA – Ketersediaan sarana dan prasarana masih menjadi salah satu tantangan dalam menjaga pelayanan kebersihan di Sangatta Utara. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi armada pengangkut sampah.
Kepala UPT Kebersihan Sangatta Utara, Jurianto, mengatakan armada menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelayanan persampahan.
“Kalau berbicara sarana dan prasarana, memang kita masih banyak membutuhkan. Kebutuhan armada, terutama truk, juga menjadi masalah,” ujarnya saat diwawancarai awak media diruang kerjanya, Senin (21/09/2026).
Menurutnya, gangguan pada satu kendaraan saja dapat berdampak terhadap jadwal pengangkutan sampah. Bahkan keterlambatan dalam hitungan menit bisa menyebabkan sampah menumpuk di sejumlah titik.
Karena itu, kondisi kendaraan menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh pihaknya.
“Saya betul-betul memperhatikan kendaraan. Karena kalau truk macet, jangankan satu jam, terlambat beberapa menit saja sudah tidak enak,” katanya.
Saat ini, armada operasional UPT Kebersihan Sangatta Utara, termasuk kendaraan amrol dan kendaraan jenis L300, disebut berjumlah sekitar 12 unit.
Armada tersebut beroperasi secara bergiliran dengan sistem shift untuk memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berlangsung setiap hari. Ia mengatakan pihaknya berupaya memaksimalkan armada yang tersedia sambil terus berkoordinasi terkait kebutuhan sarana dan prasarana pendukung.
Jurianto yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) DLH Kutai Timur menegaskan, optimalisasi armada yang tersedia terus dilakukan agar pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan. Di sisi lain, pemenuhan sarana dan prasarana masih diperlukan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kebersihan di Sangatta Utara. (ADV) (9)







