Kabut Asap Kutim Mulai Membaik, Bupati Ardiansyah: Mudah-mudahan Besok Lebih Cerah

oleh -704 views

Beritakutim.com, SANGATTA – Kondisi kabut asap yang beberapa hari terakhir menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menunjukkan tanda-tanda membaik. Pemerintah Kabupaten sebelumnya telah mengeluarkan sejumlah imbauan untuk mengurangi aktivitas masyarakat di luar ruangan.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan, pemerintah daerah telah mengambil langkah antisipasi menyikapi kondisi kabut asap yang terjadi beberapa hari terakhir.

“Saya sudah mengeluarkan edaran dari kemarin untuk istirahat bagi anak-anak sekolah. Kegiatan pemerintahan yang ada di luar juga istirahat,” ujar Bupati Ardiansyah usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kutim.

Baca Juga :  Pengamanan terpadu jelang hari raya idul fitri 1444 H

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah kehati-hatian, terutama terhadap aktivitas yang melibatkan anak-anak sekolah dan kegiatan pemerintahan di luar ruangan.

Bupati Ardiansyah menyebut, kondisi udara pada Jumat (18/09/2026) mulai terlihat lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Kondisi tersebut terlihat dari jarak pandang yang kembali lebih jelas.

Baca Juga :  Ronny Bonar: Tujuan Smart City Bukan Hanya Soal Penggunaan Teknologi, Tapi Dampak Nyata Bagi Masyarakat

“Hari ini alhamdulillah muka semua kelihatan jelas. Sepertinya cerah,” katanya.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berharap kondisi tersebut terus membaik dalam beberapa hari ke depan. Ardiansyah berharap masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan kondisi udara yang lebih baik.

“Mudah-mudahan besok lebih cerah lagi,” harapnya.

Sebelumnya, kondisi kabut asap di sejumlah wilayah Kutim menjadi perhatian pemerintah daerah karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Pemkab Kutim pun mengingatkan agar masyarakat tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan ketika kualitas udara kembali memburuk.

Baca Juga :  Upaya DTPHP Kutai Timur untuk Pemenuhan Kebutuhan Sapi

Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Langkah antisipasi akan disesuaikan dengan kondisi kabut asap dan kualitas udara yang terjadi di wilayah Kutim. (ADV) (9)