Gangguan Interkoneksi Picu Pemadaman Listrik di Kutim, Bupati Ardiansyah Sebut Perbaikan Terus Berjalan

oleh -556 views
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat diwawancarai awak media didampingi Wabub Mahyunadi dan Ketua DPRD Kutim Jimmi

Beritakutim.com, SANGATTA – Gangguan pasokan listrik masih menjadi perhatian di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kondisi tersebut berkaitan dengan sistem interkoneksi yang menghubungkan sejumlah sumber pasokan listrik di wilayah Kalimantan.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan, gangguan tidak hanya terjadi pada satu sumber pasokan, tetapi melibatkan beberapa sumber yang terhubung dalam sistem interkoneksi.

“Ada beberapa sumber, kalau tidak salah ada yang dari Sangatta, kemudian dari Kutai Kartanegara, Banjarmasin, ada empat sumber yang sedang mengalami gangguan,” ujar Bupati Ardiansyah usai rapat paripurna di DPRD Kutim, Jumat (18/09/2026).

Baca Juga :  Persiapkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045, Kutim Launching Program Pangan B2SA Go To School

Menurut pria berkecamata itu kondisi tersebut membuat proses pemulihan pasokan listrik harus dilakukan secara bertahap. Perbaikan pada sejumlah sumber juga perlu disesuaikan agar sistem interkoneksi dapat kembali berjalan dengan baik.

Meski demikian, Bupati Ardiansyah menyampaikan kondisi di Sangatta mulai menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah daerah memperoleh laporan bahwa proses perbaikan pasokan listrik terus dilakukan.

Baca Juga :  200 Kendaraan Terjaring Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor di Sangatta

“Untuk khusus Sangatta, alhamdulillah ini sudah mulai dibenahi dengan baik,” katanya.

Bupati Ardiansyah mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, perbaikan juga menjadi perhatian bersama antara wilayah Kutim, Bontang dan Samarinda. Ia berharap proses pemulihan dapat segera diselesaikan sehingga pasokan listrik di Kutim kembali normal dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan dalam satu-dua pekan ini sudah bisa berjalan kembali normal. Ada perbaikan dan penyesuaian,” jelasnya.

Baca Juga :  Hadiri Rakorda Pengendalian Penduduk, Junaidi Mendukung Segera Terbitkan Perbup

Terkait kemungkinan kompensasi bagi masyarakat yang mengalami kerusakan peralatan elektronik akibat gangguan listrik, Ardiansyah menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak PLN.

“Kalau kompensasi, itu urusan PLN yang jawab,” ujarnya.

Pemkab Kutim sendiri berharap proses perbaikan sistem interkoneksi dapat segera rampung. Dengan demikian, gangguan pasokan listrik yang dirasakan masyarakat dapat diminimalkan dan pelayanan kelistrikan kembali berjalan normal. (ADV) (9)