Tolak Proyek Sekadar Laporan, Pemkab Kutim Tuntut Kualitas dan Pengawasan Mutu yang Tegas

oleh -742 views

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menuntut seluruh pelaku usaha jasa konstruksi untuk berpegang teguh pada integritas dan memastikan setiap proyek pembangunan menghasilkan kualitas prima yang bermanfaat nyata bagi masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menegaskan hal tersebut saat usai membuka Sosialisasi Sub Urusan Jasa Konstruksi di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga :  Mahyunadi: Jelajah Alam Sangatta Bawa Dampak Ekonomi untuk UMKM

Noviari Noor yang mewakili Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa salah satu komitmen utama pembangunan infrastruktur adalah menghasilkan proyek yang berkualitas, selesai tepat waktu dan memiliki manfaat nyata, bukan hanya sekadar memenuhi laporan administrasi semata. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar 50 program unggulan Pemkab Kutim.

Baca Juga :  Pemerintah Ajak Desa Berperan dalam Pengembangan PAUD

“Pembangunan tidak boleh hanya sekadar laporan administrasi. Kita juga harus tegas pada pengawasan mutu. PPK dan konsultan pengawas pegang teguh integritas Anda,” ujar Noviari Noor,

Selain itu, ia juga menekankan bahwa pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja adalah investasi vital untuk menjamin profesionalisme dan keselamatan kerja yang diakui secara nasional, bukan sekadar pemenuhan formalitas.

Baca Juga :  FPB Kutim 2025 Dongkrak Ekonomi UMKM, Omzet Tembus Rp 200 Juta

“Ini soal keterampilan kerja, keahlian, keselamatan kerja yang menjamin nyawa, dan profesionalisme kerja yang diakui secara nasional,” imbuhnya. (Adv)