Dispar Kutim Berikan Pelatihan Bisnis Kreatif untuk Warga Pulau Miang

oleh -694 views

Kutai Timur – Upaya memperkuat ekonomi masyarakat Pulau Miang kian menunjukkan hasil positif melalui pelatihan ekonomi kreatif yang menjadi bagian dari program Jelajah Pulau Miang. Program yang diinisiasi Dinas Pariwisata Kutai Timur bersama Komunitas Nasib Baik ini menghadirkan para relawan Berani Berdampak dari berbagai daerah untuk mendampingi langsung pelaku usaha lokal.

Pelatihan menyasar peningkatan produksi hingga pemasaran. Warga dibimbing membuat sejumlah produk khas seperti amplang, sambal raci, keripik pisang, hingga kerajinan berbahan kerang yang menjadi ciri khas hasil laut pulau tersebut. Tidak hanya itu, strategi pengemasan, standar kualitas produk, serta promosi digital juga diberikan agar UMKM mampu bersaing lebih luas.

Baca Juga :  Respon Keluhan Warga, Wabup Mahyunadi Segera Rapat Koordinasi Tertibkan Bus Perusahaan yang Berhenti Sembarangan

Kepala Desa Pulau Miang, Alimuddin Daud, mengakui manfaat besar dari kegiatan ini.

“Banyak hal baru yang kami dapat. Produksi amplang kami sudah semakin enak dan renyah. Selain itu, kami juga diajarkan untuk mempromosikan produk secara online dan menggunakan QRIS dalam pembayaran. Ini sangat membantu UMKM kami berkembang,” ujarnya.

Baca Juga :  Kontingen Kutim Kibarkan Semangat di Pembukaan POPDA XVII Kaltim

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang hadir pada penutupan kegiatan, Rabu 19 November 2025, memberikan apresiasi atas kolaborasi pemerintah, komunitas dan relawan dalam memberdayakan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus dilanjutkan. Dampaknya sangat besar untuk masyarakat dan pariwisata Kutim,” kata Bupati.

Baca Juga :  Seleksi Terbuka Pejabat Kutim Memasuki Tahap Substantif di Samarinda

Ia berharap pendekatan serupa dapat dikembangkan di destinasi wisata lain di Kutim agar manfaatnya lebih merata.

Dengan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan lahirnya produk lokal yang siap dipasarkan, program Jelajah Pulau Miang dianggap mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat sektor wisata bahari sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir. (ADV)