Pemkab Kutim Pastikan Listrik Masuk di 13 Desa Tahun ini

oleh -728 views

SANGKULIRANG – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat pemerataan infrastruktur dasar di wilayah terpencil, termasuk listrik dan air bersih.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri Turnamen Bola Voli Open Cup I di Desa Saka pada Sabtu (08/11/2025) sore.

Ia mengungkapkan bahwa tahun ini sebanyak 13 desa akan menerima pemasangan jaringan listrik baru. Desa Saka termasuk dalam daftar tersebut bersama sejumlah desa lain di Kecamatan Sangkulirang seperti Mandu Dalam, Mandu Pantai Sejahtera, Pelawan, Peridan dan Tepian Terap.

Baca Juga :  Sektor Pertanian Digenjot Pemkab Kutim, Kecamatan Kaubun Jadi Lumbung Padi

“Alhamdulillah Kutim tahun ini dapat 13 desa yang akan dipasang listrik, termasuk Saka, Mandu Pantai Sejahtera, Mandu Dalam, semuanya insyaallah,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Kutim juga menyiapkan anggaran untuk pemasangan jaringan air bersih pada tahun mendatang. Program tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat di desa yang selama ini masih kesulitan akses.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Lakukan Sinkronisasi Kelembagaan ASN Sesuai Formasi Menpan RB

Di luar infrastruktur dasar, Mahyunadi memaparkan rencana membangun jalan tembus sepanjang 13 kilometer dari Manubar menuju Sandaran. Pembukaan jalan tersebut akan menggandeng perusahaan yang memiliki akses lahan di wilayah tersebut.

Tidak hanya membicarakan pembangunan fisik, Mahyunadi kembali mengingatkan agar dana CSR perusahaan dimanfaatkan untuk masyarakat secara terbuka. Ia juga menyampaikan alasan menolak fasilitas perusahaan untuk menjaga kepercayaan publik.

Baca Juga :  Festival Magic Land Kutai Timur 2024 Pecahkan Rekor MURI, Lestarikan Budaya Lokal

“Supaya masyarakat percaya, kalau masyarakat percaya itu modal utama kita bisa membangun dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Saka Achyanur menyambut baik komitmen tersebut dan menyatakan desa berencana membangun mini soccer sebagai wadah kegiatan olahraga warga.