Pandi Widiarto Apresiasi Progres Tim Sepak Bola Kutim: Kesiapan Sudah Capai 95 Persen, Dorong Peningkatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Lokal

oleh -719 views

Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Pandi Widiarto, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan tim sepak bola Kutim yang dinilainya terus menunjukkan kemajuan signifikan. Menjelang pertandingan-pertandingan penting yang akan dihadapi dalam waktu dekat, Pandi menyebut performa tim semakin solid dan berada pada jalur yang tepat.

Menurutnya, laga pertama yang dilalui tim baru-baru ini dapat menjadi modal besar dalam evaluasi teknis maupun mental bertanding. Meski baru memasuki partai perdana, kualitas permainan dinilai sudah mengalami peningkatan dibandingkan laga-laga sebelumnya.

“Pertandingan kemarin itu masih partai pertama, tapi progresnya sangat bagus. Sahabat Bola sebagai mitra tim juga terus menyesuaikan. Ini menjadi bagian evaluasi, dan perkembangannya saya lihat sudah sangat baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutim Tinjau Pekerjaan Semenisasi di Desa Masalap Raya

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa dari seluruh aspek kesiapan, tim sudah mencapai sekitar 95 persen. Adapun 5 persen sisanya berkaitan dengan pematangan permainan, kesiapan menghadapi lawan dengan level kompetisi lebih tinggi, hingga penuntasan beberapa persyaratan teknis sebelum kompetisi resmi dimulai.

Sebagai bagian dari proses pemantapan tersebut, tim sepak bola Kutim dijadwalkan menjalani laga uji coba menghadapi tim Laut Sangkulirang. Pertandingan akan digelar di Stadion Kudunga pada malam hari, tepatnya pukul 19.15 Wita. Uji coba ini dinilai penting untuk mengukur kekuatan tim sekaligus memperbaiki kelemahan sebelum memasuki laga resmi.

Tidak hanya soal kesiapan bertanding, Pandi juga menyoroti pentingnya fasilitas pendukung latihan. Ia memastikan bahwa sarana seperti gym sudah tersedia dan dapat dimanfaatkan secara rutin. “Gym-nya sudah ada dan terjadwal. Pemain-pemain kita itu ada pelatih khususnya. Latihan rutin itu dijadwalkan seminggu sekali untuk menjaga kondisi fisik,” jelasnya.

Baca Juga :  Faizal Rachman Minta Pemerintah Penuhi SPM di Bidang Pendidikan

Selain membahas tim sepak bola, Pandi turut menyinggung hasil kunjungan kerja terkait Peraturan Daerah (Perda) Keolahragaan ke Kota Semarang beberapa waktu lalu. Dari kunjungan tersebut, ia menilai bahwa Kutim memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembinaan atlet apabila kawasan Sport Center Kudung dimaksimalkan.

“Kita ingin ada sekolah khusus olahraga bertaraf internasional. Kutim memiliki lahan yang sangat luas di Sport Center Kudung, dan itu harus dimanfaatkan. Kita ingin atlet Kutai Timur bisa tumbuh dari potensi lokal dengan fasilitas yang benar-benar layak,” tegasnya.

Baca Juga :  Pelaksanaan Bimtek, Yan Harap Beri Dampak Positif Bagi SDM Kutim

Menurut Pandi, peningkatan sarana hanya satu bagian dari pembangunan olahraga di Kutim. Tantangan utama berikutnya adalah sinkronisasi kurikulum pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan mental kompetitif para atlet muda.

Ia berharap ke depan usulan pembangunan fasilitas penunjang di sport center dapat masuk dalam program multiyears. Dengan demikian, Kutim tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dan siap bersaing di tingkat daerah maupun nasional.

“Harapannya tahun depan fasilitas-fasilitas itu bisa mulai dibangun. Kalau sarana dan prasarananya lengkap, kita bisa fokus pada pembinaan dan pencetakan atlet berprestasi,” pungkasnya. (Adv/bk)