Damkarmat Kutim Perkuat Pembinaan Relawan Pemadam di Kecamatan

oleh -14 views
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutim, Sugio

Beritakutim.com, SANGATTA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat pembinaan relawan pemadam kebakaran di tingkat kecamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, Selasa (15/09/2026).

Plt Kepala Damkarmat Kutim, Sugio, mengatakan pembentukan dan pembinaan relawan telah dilakukan di hampir seluruh kecamatan. Keberadaan relawan dinilai penting sebagai kekuatan awal ketika terjadi kebakaran di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Damkarmat juga terus melakukan pendataan terhadap kelompok relawan yang telah terbentuk. Data tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi organisasi, jumlah personel, serta kesiapan masing-masing kelompok di lapangan. Menurut Sugio, pembinaan tidak hanya dilakukan di kecamatan yang telah memiliki posko.

Baca Juga :  Shalat Ied 1445 H, Bupati Kutim: Momen Introspeksi dan Silaturahmi

”Wilayah yang belum memiliki posko juga tetap mendapatkan perhatian melalui koordinasi dan kunjungan lapangan,” ujar Sugio Saat diwawancarai awak media diruang kerjanya.

Dalam waktu dekat, Damkarmat dijadwalkan melakukan kegiatan pembentukan sekaligus pembinaan di Kecamatan Rantau Pulung. Kegiatan berikutnya dilanjutkan ke Kecamatan Telen.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilakukan di Muara Bengkal. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesiapsiagaan pemadam hingga ke wilayah kecamatan.

Baca Juga :  Musrenbang RPJPD, Kutim Hebat Ditetapkan Sebagai Grand Design Pembangunan Daerah

Damkarmat juga membangun koordinasi lintas daerah, terutama dengan wilayah yang berbatasan langsung dengan Kutim. Koordinasi dilakukan dengan sejumlah daerah seperti Kutai Kartanegara, Bontang, hingga Berau.

Kerja sama lintas wilayah dianggap penting karena kejadian kebakaran tidak mengenal batas administratif. Dalam kondisi tertentu, dukungan antardaerah dapat diperlukan untuk mempercepat penanganan di lokasi kejadian.

Sugio mengakui masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana dalam mendukung relawan di sejumlah wilayah. Namun, pembentukan sumber daya manusia dan peningkatan kemampuan tetap dilakukan sebagai langkah awal.

Baca Juga :  Pemkab Kutim dan Forkopimda Matangkan Persiapan Pemilukada 2024

Ia menegaskan keberadaan relawan bukan berarti seluruh kejadian harus ditangani sendiri oleh mereka. Penanganan tetap disesuaikan dengan jenis kejadian, kemampuan personel, serta koordinasi bersama instansi terkait.

“Walaupun sarana prasarananya belum ada, pembentukan dan pembinaan itu sangat penting,” ujar Sugio.

Melalui penguatan relawan dan koordinasi lintas wilayah, Damkarmat berharap respons terhadap kebakaran di tingkat kecamatan dapat semakin cepat sekaligus memperkuat sistem penanggulangan kebakaran di Kutim. (ADV) (9)