Warga Sungai Tabuan Solidkan Dukungan untuk Aziz, 99 Persen Ingin Tetap Menjabat Sebagai Kepala Dusun

oleh -20 views
Aziz Kepala Dusun Sungai Tabuan

Beritakutim.com, SANGATTA SELATAN – Dukungan terhadap Aziz untuk tetap menjalankan tugas sebagai Kepala Dusun Sungai Tabuan, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kembali disuarakan masyarakat. Dalam pertemuan warga yang digelar Jumat (07/08/2026), mayoritas masyarakat disebut masih menginginkan Aziz melanjutkan kepemimpinannya.

Pertemuan tersebut berlangsung di Masjid Jalan Poros Dusun Sungai Tabuan, RT 19, Desa Sangkima, mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WITA. Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan itu, mulai dari perwakilan pemerintah desa, Kepala Desa Sangkima, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga setempat.

Dalam forum tersebut, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi mengenai keberadaan Aziz sebagai Kepala Dusun Sungai Tabuan.

Baca Juga :  Gebyar Semangat Kemerdekaan RI ke 77, BPKAD Kutim Gelar Senam Bersama dan Jalan Sehat

Mayoritas masyarakat yang hadir menyatakan masih memberikan kepercayaan kepada Aziz. Mereka berharap kepemimpinan yang selama ini berjalan dapat tetap dilanjutkan demi menjaga pelayanan dan hubungan sosial di tengah masyarakat.

Dukungan tersebut juga berkaitan dengan perjalanan Dusun Sungai Tabuan dan Desa Sangkima dalam menghadapi berbagai persoalan pada beberapa tahun sebelumnya.

Pada 2021-2022, Desa Sangkima sempat menghadapi persoalan terkait pengelolaan pemerintahan dan keuangan desa. Salah satu persoalan yang mencuat saat itu adalah dugaan hilangnya anggaran desa dengan nilai sekitar Rp4,7 miliar yang disebut berkaitan dengan mantan bendahara desa sebelumnya.

Persoalan tersebut turut menjadi tantangan bagi pemerintahan desa dan berdampak terhadap kepercayaan masyarakat. Dalam kondisi tersebut, pemerintah desa kemudian melakukan sejumlah pertimbangan dalam menentukan sosok yang dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai kepala dusun.

Baca Juga :  KalFor Project Berikan Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Air Tawar Ramah Lingkungan » Berita Kutim

Aziz yang merupakan warga setempat kemudian dipercaya menduduki posisi Kepala Dusun Sungai Tabuan. Ia dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat serta kepedulian terhadap lingkungan sosial di wilayah tersebut.

Selama menjalankan tugasnya, Aziz disebut aktif berkomunikasi dengan warga dan terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat. Kondisi itu menjadi salah satu alasan munculnya dukungan dari warga yang menginginkan dirinya tetap menjalankan amanah sebagai kepala dusun.

Persoalan mengenai posisi Aziz kembali menjadi perhatian pada 2026 setelah adanya laporan dari pihak yang disebut bukan warga Dusun Sungai Tabuan. Laporan tersebut antara lain menyoroti persyaratan pendidikan Aziz ketika pertama kali diangkat sebagai kepala dusun.

Pada saat pengangkatan, Aziz diketahui memiliki ijazah tingkat SMP. Dalam perkembangannya, ia kemudian melanjutkan pendidikan melalui Program Paket C sebagai upaya memenuhi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Ketua PTK Partai Golkar Bengalon Berbagi Takjil » Berita Kutim
momen foto bersama aziz bersama masyarakat

Pertemuan warga pada Jumat (07/08/2026) menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan sikap mereka secara terbuka. Warga yang hadir secara umum menyatakan tetap memberikan dukungan kepada Aziz dan berharap penyelesaian persoalan tersebut turut memperhatikan aspirasi masyarakat setempat.

Bagi warga, sosok kepala dusun tidak semata-mata dinilai berdasarkan aspek administratif. Kepercayaan masyarakat, kemampuan berkomunikasi, kedekatan dengan warga, kualitas pelayanan, serta kemampuan menjaga hubungan sosial juga menjadi pertimbangan penting.

Dukungan yang disebut mencapai sekitar 99 persen tersebut menjadi gambaran kuatnya aspirasi masyarakat Dusun Sungai Tabuan. Warga berharap Aziz tetap dapat menjalankan tugasnya dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di wilayah tersebut. (BK M9)