250 Guru Hadiri Konferensi PGRI Kutim, Dorong Guru Bermutu untuk Daerah Maju

oleh -11 views

Sangatta – Isu penguatan organisasi guru dan arah kepengurusan lima tahun ke depan menjadi fokus utama dalam Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Kutai Timur Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 yang digelar di ruang Meranti, Kantor Bupati Sangatta, Selasa (03/02/2026).

Konferensi yang mengusung tema “Guru Bermutu Kutai Timur Maju” ini menjadi forum strategis PGRI untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun program kerja, sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2025–2030.

Kegiatan dibuka secara resmi melalui pemukulan gong oleh Kepala Disdikbud Kutim Mulyono. Sebanyak 250 anggota PGRI hadir, terdiri dari kepala sekolah dan guru jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga SMK.

Baca Juga :  Hukuman Mati Dibatalkan Pengadilan Tinggi Kaltim John Bunga di Tetapkan 15 Tahun Penjara

Dalam sambutannya, Mulyono menegaskan konferensi PGRI bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi momentum penting untuk memperkuat peran guru sebagai salah satu pilar utama dalam mencetak generasi penerus pembangunan daerah.

“Konferensi PGRI hari ini memiliki agenda strategis. Saya harapkan dari kegiatan ini lahir rumusan yang benar-benar mampu membantu menyukseskan program pembangunan yang dicanangkan pemerintah,” ujar Mulyono.

Ia menambahkan, organisasi dapat berjalan baik jika memiliki program kerja yang jelas serta laporan pertanggungjawaban pengurus yang transparan. Hal itu dinilai akan berdampak pada meningkatnya semangat anggota dalam mendukung berbagai program, khususnya yang berkaitan dengan profesi pendidik dan tenaga kependidikan.

Baca Juga :  Rangkul Semua Pihak, Firdaus Simanjuntak Bukber Bersama Wartawan Kutim

“Terkait pemilihan pengurus, siapa pun yang terpilih nantinya adalah yang terbaik. Mari kita dukung bersama,” pesannya.

Mulyono juga berharap kepengurusan baru PGRI Kutim mampu bekerja lebih proaktif dan membangun sinergi kuat dengan pemerintah serta stakeholder terkait demi mendorong kemajuan pendidikan di Kutai Timur.

Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Timur Yonatan Palinggi menyampaikan bahwa tema konferensi sejalan dengan semangat PGRI dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Sederet Manfaat Nanas Untuk Kesehatan: Melancarkan Pencernaan Hingga Kurangi Risiko Kanker

“Guru bermutu adalah fondasi utama kemajuan daerah. Karena itu PGRI harus terus hadir sebagai organisasi profesi yang solid, mandiri, dan mampu memperjuangkan kepentingan guru sekaligus mutu pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kutai Timur Suyatno menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh anggota dalam konferensi agar program kerja lima tahun ke depan benar-benar lahir dari kebutuhan organisasi.

Ia berharap forum tersebut menghasilkan kepengurusan yang amanah, berintegritas, serta mampu membawa PGRI Kutai Timur semakin kuat perannya dalam peningkatan mutu pendidikan daerah.