Dukung Program Koperasi Merah Putih, Kutim Capai 81 Titik Siap Bangun

oleh -96 views

Sangatta – Pemerintah Daerah Kutai Timur (Pemda Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan program nasional penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menghadiri rapat koordinasi via Zoom Meeting yang digelar oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan diikuti oleh seluruh wilayah se-Indonesia di Ruang Zoom Meeting Diskominfo Staper Kutim, Selasa (25/11/2025).

Hadir mendampingi Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, di antaranya, Dandim 0909, Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto. Kadis kominfo Staper, Ronny Bonar H Siburian. Kadisperindag, Nora Ramadhani dan perwakilan Koperasi serta unsur perangkat daerah terkait lainnya.

Ditemui usai rapat, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan bahwa Kutai Timur telah mencapai kemajuan signifikan dalam penyediaan lahan untuk program ini.

“Saya tadi sudah langsung komunikasi dengan koperasi dan Disporinda serta DPMDES. Kenapa dengan koperasi, Karena memang sekarang ini Dinas Koperasi dalam proses untuk percepatan lahan-lahan untuk siap kita bangun,” ujar Bupati Ardiansyah.

Baca Juga :  MUI Kutim Gelar Seminar Kesadaran Kritis Terhadap Tindak Pelecehan Seksual

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan daerah Kutai Timur saat sudah sangat bagus dan saat ini kita menyiapkan kebutuhan-kebutuhan infrastruktur yang diperlukan oleh koperasi.

“Titiknya sampai saat ini Kutai Timur sudah 81 siap bangun. Nah, itu sudah bersyukur dan informasi pada ini kita tertinggi sudah itu,” tegas Ardiansyah Sulaiman.

Selain Koperasi Merah Putih, Ardiansyah juga menyoroti pentingnya program UMKM dan dukungan langsung ke masyarakat. Selain dari pada koperasi merah putih yang harus kita kejar, UMKM itu juga yang sudah kita siapkan programnya hampir sama.

“DPMDES tadi saya arahkan kita punya program yang langsung mengarah ke RT. Dan itu salah satu bentuk dukungan kita supaya masyarakat di bawah itu mereka bisa meningkatkan ekonomi kerakyatannya melalui apa yang kita sebut dengan benkiosis (sejenis bank mini) desa di RT mereka, antisipasi kemiskinan, antisipasi ekonomi produktif atau ekonomi kreatif,” jelasnya.

Baca Juga :  2.500 Peserta CPNS di Kutim Ikuti SKD dengan Sistem Transparan

Orang nomor satu di Pemkab Kutim itu juga mengaku optimistis, dengan dana dukungan yang ditingkatkan, menurutnya ekonomi kerakyatan akan semakin tumbuh kedepannya.

“Yang lalu RT kita hanya siapkan dana. Itu alhamdulillah mereka sudah menyiapkan infrastruktur. Nah, sekarang kita siapkan lagi tambahan dananya supaya bisa bergerak dengan bantuan yang kita berikan. Kita harapkan nanti produktivitasnya bisa lebih muncul di 3 tahun ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0909/Kutai Timur, Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto. Menegaskan bahwa pelaksanaan Koperasi Merah Putih adalah perintah langsung dari pimpinan negara terkait dalam pembangunan koperasi.

“Kebetulan ini menjadi mandat dari Bapak Presiden terkait apa yang telah diarahkan tadi bahwa TNI di seluruh wilayah khususnya Kodim, seluruh Kodim jajaran di seluruh Indonesia, sedang mendorong pelaksanaan pembangunan Koperasi Merah Putih,” ujar Dandim Ragil.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Raih Peringkat Ke-6 dalam Indeks Pelayanan Publik Kaltim

Lebih lanjut. Terkait progres di wilayah Kutai Timur, menurutnya sesuai dengan capaian percepatan luar biasa yang telah disampaikan oleh pimpinan daerah sebelumnya.

“Saat ini di Kutai Timur sendiri seperti disampaikan Pak Bupati tadi sudah ada 81 titik yang sudah siap bangun. Artinya sudah dalam masuk tahapan proses pembangunan,” jelasnya.

Dandim yang baru menjabat pada bulan Juli 2025 itu mengaku, bahwa proyek padat karya ini mutlak membutuhkan sinergi kuat antar lembaga. Ia menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara pihak-pihak terkait dalam program itu.

“Kita harus saling koordinasi ke seluruh pihak, baik TNI atau Kodim dan Pemda dan dinas-dinas terkait pasti akan keterlibatan secara langsung untuk pelaksanaan pembangunan ini,” pungkasnya.