Pelantikan Kades dan BPD PAW, Wabup Mahyunadi: Jabatan adalah Amanah

oleh -1,061 views

Batu Ampar — Suasana haru dan semangat membangun mewarnai pelantikan Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW) dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) PAW dari Desa Telaga dan Desa Mugi Rahayu, Kecamatan Batu Ampar, yang berlangsung pada Rabu (6/8/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, sejumlah pejabat kecamatan, para kepala desa, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimcam Batu Ampar.

Wakil Bupati Kutai Timur mengawali sambutannya dengan menyapa satu per satu tamu undangan yang hadir, mulai dari Camat Batu Ampar, Kapolsek, Danramil, kepala desa, RT, hingga tokoh agama dan pemuda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan turut mendukung kelancaran agenda pelantikan serta memberikan ucapan selamat kepada Kades dan anggota BPD PAW yang baru dilantik.

Baca Juga :  Pemcam Sangatta Selatan Dorong Pembenahan RT, Dasa Wisma, Serta Pemanfaatan Dana Desa

“Selamat berjuang kepada Kades dan BPD yang baru. Jabatan ini adalah amanah. Kerjakan sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya, dan seadil-adilnya. Tidak ada alasan untuk menyerah,” tegasnya.

Mahyunadi juga mengingatkan bahwa jabatan mereka saat ini adalah titipan dari Allah SWT. Maka dari itu, pemegang amanah harus menyadari bahwa setiap kebijakan yang diambil akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.

Lebih lanjut, Wabup Mahyunadi juga menyinggung terkait program audit desa yang akan dilakukan kepada seluruh kepala desa yang ada di Kutai Timur. Ia menegaskan bahwa audit bukanlah bentuk pencarian kesalahan, melainkan upaya untuk memastikan laporan keuangan dan penggunaan anggaran negara berjalan tepat sasaran.

Baca Juga :  Pidato HUT Kutim ke 23, Bupati Sampaikan Kemajuan Pelaksanaan Pembangunan Daerah

“Semua Kades akan diperiksa, bukan untuk dicari-cari salahnya, tapi untuk melihat kekeliruan yang mungkin terjadi agar bisa diperbaiki. Uang yang dikelola adalah uang negara, uang rakyat, maka harus digunakan dengan penuh tanggung jawab,” jelasnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyoroti tantangan utama yang dihadapi Kecamatan Batu Ampar, khususnya terkait keterbatasan kawasan APL (Area Penggunaan Lain) yang menghambat pengembangan ekonomi lokal. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berjuang dan melobi pemerintah pusat maupun perusahaan swasta untuk memperluas ruang gerak masyarakat terhadap tanah yang telah mereka kelola.

Baca Juga :  Uang Negara 4,3 M dari Kasus Korupsi Solar Cell Kembali di Selamatkan Kejari Kutim

Wabup Mahyunadi juga mengimbau kepada masyarakat untuk membantu memperlancar aktivitas perusahaan yang berinvestasi di wilayah Batu Ampar guna menciptakan iklim investasi yang kondusif agar peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan masyarakat luas.

“Kalau perusahaannya jalan, tambangnya cepat dibuka, pengangguran bisa ditekan. Tapi kalau ada masalah, segera laporkan. Jangan dibiarkan. Pemerintah siap menjadi jembatan antara masyarakat dan perusahaan,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Wabup Mahyunadi menyampaikan motivasi kepada seluruh hadirin untuk terus bekerja dengan semangat dan penuh keikhlasan.

“Saya selalu pegang satu prinsip: Lelah boleh, tapi menyerah jangan. Kalau merasa tidak sanggup, mundur saja. Tapi kalau masih ingin memberi manfaat, maka teruslah berjuang,” pungkasnya.