Pemkab Kutim Gelar Bimtek Perkuat Kesiagaan Siber untuk Perangkat Daerah

oleh -806 views

SAMARINDA – Mengantisipasi ancaman siber yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) guna memperkuat kesiapan siber di kalangan Perangkat Daerah (PD). Acara ini dilangsungkan di Aston Hotel & Convention, Samarinda, Kamis (31/10/2024), dengan tema “Kesiagaan dalam Menghadapi Kejahatan Insiden Siber dan Pengelolaan Audit Keamanan Informasi bagi Perangkat Daerah.”

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian, yang hadir mewakili Pjs Bupati Kutim. Dalam sambutannya, Ronny menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman dunia maya yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi informasi.

Baca Juga :  Dinkes Kutim Tarif RT-PCR Kutim, Sesuai SE Kemenkes RI

“Dengan pesatnya kemajuan teknologi, risiko kebocoran data menjadi ancaman serius yang dapat merugikan individu maupun organisasi. Oleh karena itu, kesiapan menghadapi ancaman siber sangatlah penting,” tegas Ronny.

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Pengamanan Siber dan Sandi, Aris Munandar, yang memberikan wawasan mendalam terkait mitigasi ancaman siber. Para peserta, yang merupakan perwakilan PD se-Kutim, diajak memahami strategi perlindungan data dan sistem informasi dari potensi serangan siber.

Baca Juga :  Bupati Ardiansyah Resmi Buka Gelaran Festival Magic Land Kutim 2025

Menurut Sulisman, Kepala Bidang Infrastruktur TIK dan Persandian Diskominfo Staper sekaligus Ketua Panitia, Bimtek ini merupakan respons terhadap peningkatan ancaman siber di era digital.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan wawasan yang mendalam agar peserta dapat meningkatkan perlindungan terhadap data dan infrastruktur digital di lingkup pemerintah daerah,” jelas Sulisman.

Baca Juga :  Bupati Ardiansyah Resmi Tutup Malam Puncak Pekan Pemuda KNPI Kutim 2025

Ronny menambahkan bahwa keamanan data, terutama data pribadi, adalah kunci dalam melindungi informasi dari ancaman yang semakin beragam.

Diskominfo Staper Kutim berharap seluruh perangkat daerah dapat menerapkan protokol keamanan yang ketat, sehingga ancaman siber dapat diminimalisir. Kegiatan ini juga diharapkan mendorong terciptanya sistem keamanan digital yang kokoh di lingkungan pemerintahan. (Adv)