Serap Aspirasi Dapil II, Fitriyani Sebut Pengembangan UKM Paling Sering Diusulkan

oleh -934 views

Sangatta – Sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), menjadikan tugas utama untuk menyerap aspirasi masyarakat, terutama di daerah pemilihan (Dapil) mereka sendiri.

Hal tersebut juga dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Hj Fitriyani, terutama di Dapil II Kutim. Usulan-usulan yang diterima dari masyarakat menjadi landasan untuk menggarap agenda pembangunan ke depan.

“Saya yakin pemahaman langsung terhadap kebutuhan warga akan mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kutim,” ujar Fitriyani, saat berbincang dengan awak media di Kantor DPRD Kutim pada Selasa (07/11/2023).

Baca Juga :  Zubair Beberkan Laporan Realisasi Anggaran pada Rapat Paripurna Ke 10

Fitriyani mengungkapkan bahwa dalam menyerap aspirasi masyarakat di wilayahnya, khususnya di Dapil II, salah satu fokus yang terus ditekankan adalah pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Kami mendengar banyak aspirasi terkait pengembangan UKM, seperti permintaan akan mesin jahit dan hal lainnya yang diajukan oleh ibu-ibu di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kutim Berikan Tanggapan terkait Serapan APBD 2024 yang Masih Minim

Meskipun begitu, dia sadar akan adanya tantangan besar dalam mengembangkan UKM serta menyalurkan bantuan melalui program pemerintah di Dapilnya. Salah satunya adalah masalah terkait legalitas kelompok yang masih menjadi hambatan dan belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat.

“Seringkali, keberadaan legalitas menjadi masalah. Kami ingin membantu, tapi tanpa legalitas yang jelas, kami tidak dapat memberikan dukungan yang memadai,” jelasnya.

Baca Juga :  Siang Geah, Pesta Budaya Adat Lom Plai Diharapkan Bisa Beri Dampak Positif

Fitriyani menegaskan bahwa pembentukan koperasi atau kelompok usaha bersama (KUB) harus didukung dengan legalitas yang sah.

“Dengan keberadaan legalitas yang jelas, kami yakin dapat memberikan dukungan yang lebih baik untuk memajukan UKM, terutama yang dijalankan oleh perempuan,” tambahnya. (bk)