SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperluas program pembangunan jamban sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sanitasi dan menekan angka stunting di wilayah tersebut. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup bersih dan sehat.
Kecamatan Rantau Pulung menjadi wilayah pertama di Kutai Timur yang berhasil mencapai status Open Defecation Free (ODF) setelah sebanyak 356 unit jamban sehat dibangun. Status tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah itu tidak lagi melakukan praktik buang air besar sembarangan, sekaligus menandai keberhasilan program sanitasi yang dijalankan secara bertahap.
Selain capaian tersebut, sepanjang 2025 pemerintah daerah telah membangun 223 unit jamban sehat di sejumlah wilayah. Pada 2026, Dinas Kesehatan Kutai Timur kembali merencanakan pembangunan 176 unit jamban sehat tambahan guna memperluas akses sanitasi layak, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki fasilitas memadai.
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan sanitasi yang baik memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mencegah berbagai penyakit, termasuk stunting pada anak.
“Sanitasi yang layak adalah fondasi kesehatan. Lingkungan yang bersih akan menekan risiko infeksi berulang pada anak, yang menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Karena itu, jamban sehat bukan sekadar infrastruktur, tetapi investasi masa depan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Selain pembangunan jamban sehat, pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman juga melaksanakan pemasangan tangki septik individual untuk mendukung penghapusan praktik buang air besar sembarangan. Penggunaan bio-septic tank ramah lingkungan mulai diterapkan, terutama di kawasan pesisir, guna memastikan pengelolaan limbah domestik yang aman dan berkelanjutan.
Program ini merupakan bagian dari sinergi lintas sektor di lingkungan pemerintah daerah untuk memperkuat sanitasi permukiman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap pembangunan jamban sehat dapat terus diperluas sehingga seluruh masyarakat memiliki akses terhadap sanitasi yang layak dan lingkungan yang lebih sehat.







