Kadispora: Pemkab Kutim Pastikan Pemuda Dapat Ruang Belajar yang Relevean dengan Perkembangan Zaman

oleh -855 views

SANGATTA – Peningkatan keterampilan digital menjadi salah satu fokus penting Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam mempersiapkan pemuda menghadapi tantangan ekonomi kreatif dan transformasi digital.

Melalui Youth Digital Skill Program yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim di Gedung Agra, Kamis (27/11/2025), puluhan pemuda mendapat kesempatan untuk memperluas kapasitas di bidang komunikasi digital dan desain grafis.

Dua narasumber dihadirkan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai literasi digital. Zulfatun Mahmudah, praktisi public relation, memaparkan strategi komunikasi yang efektif di era digital, termasuk bagaimana membangun citra diri dan kredibilitas di tengah kompetisi konten yang semakin ketat. Sesi ini mendorong peserta berpikir kritis terkait peran komunikasi dalam dunia profesional maupun usaha.

Baca Juga :  Infrastruktur Pendidikan Terus Diperkuat, Disdik Kutim Bentuk Sekolah Filial di Daerah Terpencil

Kemudian, giliran Muflih Alhafidy, pendiri SOS-Edu Movement yang fokus pada edukasi desain visual. Ia mengajarkan peserta bagaimana memanfaatkan desain grafis dalam memperkuat identitas merek, meningkatkan nilai estetika konten, dan menciptakan peluang ekonomi melalui kreativitas visual.

Baca Juga :  Angka Kecelakaan Tinggi di Kutim, Wabup Mahyunadi Tegaskan Disiplin Berlalu Lintas Bukan Hanya Tugas Polisi

Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan pemuda mendapatkan ruang belajar yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Pemuda adalah bagian penting dalam pembangunan. Semangat belajar yang terus tumbuh akan membawa kemajuan, baik di bidang ekonomi maupun pembangunan di Kutim,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Youth Digital Skill Program akan diperluas ke seluruh kecamatan secara bertahap agar manfaatnya dirasakan merata oleh pemuda Kutim. Selain meningkatkan kompetensi digital, program ini juga diharapkan melahirkan wirausaha muda berbasis teknologi.

Baca Juga :  Minim Anggaran, Pengembangan Ekonomi Kreatif Kutim Belum Optimal

“Kita ingin pemuda Kutim mampu membangun personal branding, berwirausaha, dan menarik kesempatan-kesempatan baru melalui kemampuan digital,” jelasnya.

Dengan antusiasme peserta dan komitmen pemerintah daerah, program dua hari ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda Kutim yang lebih kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (ADV)