Hadiri Rakornas, Pemkab Kutim Sinkronkan Arah Pembangunan dengan Program Nasional

oleh -9 views

Jakarta – Isu pengelolaan kekayaan alam daerah kembali ditegaskan sebagai fondasi arah pembangunan Kutai Timur, dengan penekanan pada pemerataan manfaat bagi masyarakat serta keselarasan dengan kebijakan nasional.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan kebijakan daerah ke depan difokuskan pada optimalisasi sumber daya alam berbasis keadilan. Komitmen itu disampaikan Bupati Ardiansyah usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar Kemendagri di Bogor, Jawa Barat, Senin (02/02/2026).

Ardiansyah menyebut, pengelolaan potensi daerah tidak semata berorientasi pada angka pertumbuhan, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat dalam menikmati hasil pembangunan.

“Karena kebijakan yang kita buat di Kutai Timur betul-betul ingin memberdayakan kekayaan alam itu semaksimal mungkin dikelola oleh masyarakat, paling tidak itu yang sedang kita lakukan sekarang,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkuat Payung Hukum Insan Pers, JMSI Kaltim Dukung Penuh Pergub Pengelolaan Media

Ia menjelaskan, terdapat dua skema utama dalam penguatan ekonomi daerah. Pertama, sektor padat modal yang selama ini menjadi penopang utama pergerakan ekonomi, seperti pertambangan dan perkebunan. Sektor ini dinilai tetap strategis sebagai penggerak investasi dan pendapatan daerah.

Namun di sisi lain, Pemkab Kutim juga mendorong penguatan sektor padat karya yang dinilai lebih langsung menyentuh masyarakat. Menurut Ardiansyah, pengembangan sektor ini diarahkan pada penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya.

Baca Juga :  Penerimaan Polri Kini Jalani Test Rikmin, Wakapolres Kutim Tegaskan : Masuk Polisi Tidak Dipungut Biaya Apapun

“Tapi kita juga ingin memberikan padat karya pada masyarakat, kegiatan-kegiatan lain seperti hortikultura, kemudian persawahan, perkebunan seperti cokelat, pisang, nanas dan lain-lain,” jelasnya.

Ia menilai, pendekatan tersebut memperkuat keyakinan bahwa arah pembangunan daerah saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Rakornas yang mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045 itu, menurutnya, menjadi forum penting untuk menyelaraskan langkah pusat dan daerah.

Selain penyelarasan program, Ardiansyah juga menyoroti dorongan moral yang ia rasakan dari arahan dalam Rakornas, terutama terkait peran pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

Baca Juga :  Reses Joni di Bengalon, Warga Desa Persiapan Tepian Madani Minta Prioritaskan Fasilitas Listrik

“Nah yang kedua, semangat yang beliau berikan itu memberikan dorongan kepada pemerintah dan kepada kita semua untuk membuat kebijakan, betul-betul dalam rangka memberikan yang terbaik pada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, semangat tersebut harus diterjemahkan secara konkret dalam kebijakan daerah, sehingga pengelolaan sumber daya alam benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga.

Rakornas tersebut dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan dihadiri kepala daerah dari seluruh Indonesia. Dari Kutai Timur, Bupati Ardiansyah hadir bersama Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, Kapolres Fauzan Arianto, serta Dandim 0909/KTM Ragil Setyo Yulianto.