SANGATTA – Penguatan tata kelola organisasi berbasis digital terus didorong di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Kutai Timur. Salah satu langkah yang ditempuh adalah peningkatan kapasitas pengurus dalam penyusunan laporan kegiatan secara elektronik.
Pelatihan Sistem Pelaporan Elektronik (E-Reporting) bagi DWP Perangkat Daerah digelar di Ruang Rapat Diskominfo Staper Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 40 perwakilan dari masing-masing PD.
Ketua DWP Kutim, Lisnawarty Rizali Hadi, saat membuka kegiatan menekankan bahwa pemanfaatan teknologi kini tidak lagi bersifat tambahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan organisasi.
“Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, DWP juga dituntut untuk bergerak lebih cepat, transparan, dan akuntabel.,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerapan E-Reporting bukan hanya soal perubahan media pelaporan, melainkan bagian dari pembenahan sistem pendataan dan pemantauan kegiatan organisasi secara menyeluruh.
“Laporan yang kita unggah secara daring adalah potret kinerja kita. Melalui E-Reporting, setiap kontribusi sekecil apa pun yang dilakukan oleh DWP, baik di tingkat kecamatan maupun dinas, akan terekam secara nasional,” jelasnya.
Menurutnya, keteraturan administrasi melalui sistem digital akan sangat membantu keberlanjutan program kerja DWP di berbagai tingkatan. Karena itu, peserta diminta benar-benar memanfaatkan pelatihan sebagai bekal teknis dalam pelaksanaan tugas organisasi.
“Mari kita jadikan E-Reporting sebagai budaya kerja baru yang tertib administrasi,” tegasnya.
Pelatihan ini juga dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan menghadirkan narasumber Abdul Mufti dari DWP Pusat. Materi yang disampaikan mencakup Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta pelatihan E-Reporting berbasis Artificial Intelligence pada indeks penulisan Laporan Pelaksanaan Program Kerja DWP Kutai Timur. Kegiatan ini diharapkan mempercepat keseragaman pelaporan sekaligus meningkatkan kualitas data organisasi.







