Wabup Mahyunadi Pastikan Karhutla di Kutai Timur Masih Terkendali

oleh -754 views
Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi saat diwawancarai awak media

Beritakutim.com, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memastikan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kutim hingga saat ini masih berjalan dengan baik dan berada dalam kondisi terkendali.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, mengatakan penanganan Karhutla di daerah masih dapat dilakukan dengan mengandalkan kekuatan serta sumber daya yang tersedia, melalui kerja sama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pihak terkait.

Hal tersebut disampaikan Mahyunadi usai mengikuti Rapat Koordinasi melalui Zoom Meeting yang membahas penanganan Karhutla bersama pemerintah pusat, di Ruang Rapat Diskominfo Staper Kutim, Senin (07/09/2026).

Rapat koordinasi tersebut membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, 14 Kapal Ferry Disiapkan di Pelabuhan Sangkulirang » Berita Kutim » Berita Kutim » Berita Kutim

Wabub Mahyunadi menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi tersebut, Kalimantan Timur tidak termasuk dalam wilayah yang masuk kategori perhatian khusus pemerintah pusat terkait penanganan Karhutla.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan penanganan yang dilakukan pemerintah daerah bersama unsur terkait sejauh ini masih mampu mengendalikan situasi di lapangan.

“Kemampuan daerah dalam menangani Karhutla menjadi hal yang penting untuk terus kita pertahankan. Ancaman kebakaran membutuhkan respons yang cepat agar tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujar Mahyunadi saat diwawancarai awak media.

Ia menyampaikan, dalam dua kali rapat koordinasi yang telah dilakukan terkait penanganan Karhutla, Kalimantan Timur, termasuk Kabupaten Kutai Timur, masih memiliki kemampuan untuk melakukan penanganan secara mandiri.

Baca Juga :  Musrenbangcam di Telen, Bupati Minta Maksimalkan Penggunaan Program Rp.50 Juta/RT

Meski demikian, Mahyunadi menegaskan bahwa kondisi yang masih terkendali tidak boleh membuat seluruh pihak mengurangi kewaspadaan. Potensi kebakaran hutan dan lahan, kata dia, dapat muncul kapan saja, sehingga kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan.

Karena itu, Pemkab Kutim mendorong seluruh unsur terkait untuk memperkuat koordinasi dan sinergi, baik dalam langkah pencegahan maupun penanganan kebakaran di lapangan.

Menurut Mahyunadi, kolaborasi menjadi salah satu faktor penting agar setiap titik kebakaran yang muncul dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan.

Baca Juga :  Gerakan jumat bersih di Gg. Majai desa Sangatta Utara

“Yang terpenting, kita semua harus berkolaborasi dan berjibaku bersama dalam penanganan Karhutla,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga wilayah Kutai Timur dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Dengan koordinasi dan kesiapsiagaan yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap kondisi Karhutla di wilayahnya tetap terkendali serta tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah pusat juga menyampaikan perkembangan penanganan Karhutla di berbagai daerah di Indonesia, khususnya wilayah-wilayah yang menjadi perhatian dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan. (ADV) (9)