Antisipasi Karhutla, Kecamatan Sangatta Utara Bentuk Posko dan Perketat Pemantauan

oleh -16 views
Camat Sangatta Utara, Hasdiah Ketika diwaancarai Oleh Awak Media

Beritakutim.com Sangatta – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dengan membentuk posko di tingkat kecamatan.

Camat Sangatta Utara, Hasdiah, mengatakan sebelumnya tim penanganan karhutla di wilayahnya masih bergabung dengan posko induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun, untuk mempermudah koordinasi dan mempercepat respons, posko kini dibentuk langsung di Kantor Kecamatan Sangatta Utara.

“Awalnya kami mengikuti posko induk di BPBD. Tetapi karena koordinasinya cukup jauh, teman-teman meminta agar posko dibentuk di kecamatan. Hari ini kami membentuk sendiri posko di kecamatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Disbun Kutim Gelar FGD Sempurnakan Raperbup Perkebunan

Ia mengatakan pemerintah kecamatan bersama tim dan relawan tetap melakukan pemantauan secara rutin, termasuk pada malam hari, guna mengantisipasi munculnya titik-titik kebakaran.

Posko tersebut melibatkan tim di tingkat kecamatan serta relawan yang bekerja sama dalam pemantauan dan penanganan apabila terjadi kebakaran lahan.

Sebelumnya, sejumlah kebakaran lahan terjadi di wilayah Sangatta Utara. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah lahan gambut, termasuk di kawasan Kenyamukan yang dilaporkan beberapa kali mengalami kebakaran pada titik yang sama.

Menurut Hasdiah, kebakaran di lahan gambut memiliki karakter berbeda karena api yang terlihat di permukaan dapat dipadamkan, sementara bara masih berpotensi tersimpan di bawah permukaan tanah.

Baca Juga :  PAUD Prima Adinda Gelar Pelepasan Siswa dan Siswi Angkatan IV Tahun 2022

“Di wilayah gambut, mungkin apinya di atas sudah mati, tetapi karena di bawahnya masih kering dan terdapat akar-akar, api bisa kembali muncul. Karena itu kami memperdekat posko di wilayah-wilayah gambut,” jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran, Hasdiah mengatakan belum dapat dipastikan seluruhnya. Menurutnya, kebakaran dapat dipicu oleh berbagai faktor, baik kondisi alam maupun aktivitas manusia.

Namun, khusus untuk kejadian yang terjadi di wilayah Sangatta Utara, hingga saat ini belum ada pelaku yang berhasil ditemukan.

Baca Juga :  Sambut Hari Raya Neyepi Tahun Baru Caka 1947, Umat Hindu Kutim Persiapkan Sejumlah Rangkaian Acara

“Untuk Sangatta Utara sendiri belum ada pelaku yang ditemukan,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan akan terus melakukan koordinasi dengan tim di lapangan dan unsur Forkopimda terkait apabila ditemukan adanya dugaan unsur kesengajaan dalam kasus kebakaran.

Hasdiah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca panas dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya sumber api.

“Kami berharap masyarakat tidak memicu munculnya sumber api dan tetap menjaga lingkungan agar bersih sehingga potensi kebakaran bisa diminimalkan,” pungkasnya.(Adv)(Bk)