Tim Verifikasi Apresiasi Gua Mengkuris, Partisipasi Warga Dinilai Perkuat Peluang Geopark Nasional

oleh -34 views
TVGN saat memberikan keterangan kepada awak media ketika berada didalam Gua. Foto (BK 'M9')

Beritakutim.com, KARANGAN – Keindahan Gua Mengkuris di Desa Batu Lepoq, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, berhasil memikat perhatian Tim Verifikasi Geopark Nasional (TVGN) saat melakukan peninjauan lapangan. Selain pesona bentang alam karst dan lukisan prasejarah yang tersimpan di dalamnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kawasan dinilai menjadi salah satu keunggulan penting dalam proses verifikasi Geopark Sangkulirang–Mangkalihat.

Ketua Tim Verifikasi Geopark Nasional, Prof. Mega Fatimah Rosana, mengatakan Gua Mengkuris memiliki perpaduan nilai geologi, budaya, dan sejarah yang sangat kuat. Kondisi alam yang masih terjaga serta keberadaan seni cadas prasejarah menjadikan kawasan tersebut memiliki nilai ilmiah sekaligus budaya yang tinggi.

Menurutnya, dari aspek geologi, kawasan Sangkulirang–Mangkalihat telah memenuhi syarat sebagai kawasan yang memiliki kekayaan warisan bumi. Namun, hal yang paling menarik perhatian tim selama proses penilaian justru datang dari tingginya kepedulian masyarakat terhadap pelestarian kawasan.

Baca Juga :  Kukuhkan Pengurus IPB Kutim, Bupati Ardiansyah sebut Pemkab Kutim Tidak Beda-Bedakan Organisasi

Selama melakukan kunjungan ke sejumlah geosite, mulai dari Galeri Cagar Budaya, Tangga Bidadari, Bengalon, hingga Gua Mengkuris, tim melihat keterlibatan masyarakat berlangsung secara nyata. Warga tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga ikut mengembangkan kawasan melalui pengelolaan wisata berbasis masyarakat.

“Potensi geologinya sudah sangat kuat. Yang paling menonjol justru partisipasi masyarakat yang begitu besar dalam menjaga kawasan ini,” ujar Prof. Mega.

Ketua TVGN Prof Mega Fatimah Rosana (tengah) berbincang bersama tim pendamping Goa Mengkuris. Foto (BK ‘M9’)

Guru Besar Universitas Padjadjaran itu juga menilai keberadaan geopark mulai memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari berkembangnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memanfaatkan potensi lokal sebagai produk unggulan di sekitar kawasan.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa konsep geopark tidak hanya berfokus pada pelestarian geologi dan budaya, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Gagalkan Balapan Liar, Satlantas Polres Kutim Amankan 5 Motor

“Dari beberapa lokasi yang kami kunjungi, masyarakat terlihat sangat antusias. Mereka terlibat langsung menjaga alam sekaligus mendukung pengembangan kawasan,” katanya.

Prof. Mega menjelaskan, keberhasilan sebuah geopark ditentukan oleh keseimbangan antara konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan agar pemanfaatan kawasan tetap memberikan manfaat tanpa mengurangi nilai kelestariannya.

Ia juga mendorong pengelola Geopark Sangkulirang–Mangkalihat untuk memperkuat identitas kawasan melalui strategi branding yang lebih terpadu. Menurutnya, promosi yang konsisten akan meningkatkan daya saing geopark, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu gagasan yang disampaikan adalah menghadirkan identitas geopark pada berbagai produk UMKM. Misalnya dengan menampilkan ilustrasi cap telapak tangan khas Gua Mengkuris beserta informasi singkat mengenai Geopark Sangkulirang–Mangkalihat, sehingga setiap produk juga menjadi media promosi sekaligus edukasi.

Baca Juga :  KPAD Kutim Gelar Seminar Perempuan

“Produk-produk UMKM bisa menampilkan simbol telapak tangan dari Gua Mengkuris lengkap dengan informasi singkat tentang kawasan geopark. Ditambah tagline yang kuat, identitas kawasan akan semakin mudah dikenal masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya meningkatkan nilai jual produk lokal, tetapi juga memperluas penyebaran informasi mengenai pentingnya menjaga warisan geologi, budaya, dan lingkungan kepada masyarakat luas.

Menutup kunjungannya, Prof. Mega berharap seluruh potensi yang dimiliki Gua Mengkuris dapat terus dijaga, baik keaslian situs, kualitas lingkungan, maupun pengelolaannya. Ia optimistis, apabila komitmen seluruh pihak tetap terpelihara, kawasan Sangkulirang–Mangkalihat memiliki peluang besar untuk meraih status sebagai Geopark Nasional dan menjadi warisan yang membanggakan bagi generasi mendatang. (BK ‘M9’)