Penguatan Administrasi Jadi Fokus Bimtek DPRD Kutim di Balikpapan

oleh -9 views

BALIKPAPAN – Penguatan administrasi menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Kutai Timur dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Hal itu diwujudkan melalui Bimbingan Teknis bertema Penguatan Administrasi bagi Anggota DPRD yang digelar di Hotel Janstra, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (13-14 Februari 2026) di Balikpapan ini dibuka Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi didampingi Wakil Ketua Prayunita Utami. Bimtek diikuti unsur pimpinan dan alat kelengkapan dewan, para ketua fraksi, pimpinan komisi, serta Sekretaris DPRD Jainuddin.

Baca Juga :  Deklarasi Dukungan Rewojo, KB-Kinsu Usung Program Beasiswa Tuntas

Dalam sambutannya, Jimmi menegaskan administrasi yang tertib menjadi kunci lahirnya kebijakan yang terukur dan tepat sasaran.

“Bimtek ini penting agar kami memiliki pemahaman yang komprehensif sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Administrasi yang tertib akan melahirkan kebijakan yang tepat, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Buka puasa bersama karyawan PT. Indexim Coalindo

Narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur, Febiari Ahmadi, menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap siklus perencanaan hingga evaluasi anggaran.

“Bimtek ini sangat positif karena anggota DPRD membutuhkan pemahaman yang utuh dari awal proses perencanaan sampai pada tahap pengawasan dan evaluasi. Dengan administrasi yang tertib, fungsi pengawasan akan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya usai kegiatan.

Jainuddin menambahkan kegiatan ini mengacu pada ketentuan peraturan perundang undangan terkait pendalaman tugas DPRD.

Baca Juga :  Diskop UKM Kutim Gelar Pelatihan Untuk Jabatan Fungsional Pengawas Koperasi

“Melalui fasilitasi kegiatan ini, kami berharap kapasitas dan profesionalisme anggota DPRD semakin meningkat sehingga seluruh tugas dan fungsi dapat dijalankan secara tertib, sesuai aturan, dan berkualitas,” ungkapnya.

Diskusi berlangsung interaktif. DPRD Kutai Timur berharap penguatan administrasi tidak berhenti pada tataran teori, tetapi benar benar terimplementasi dalam setiap proses kerja lembaga.