SANGATTA – Aktivitas di lobby Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur pada Kamis (15/01/2025) tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan siswa taman kanak-kanak memenuhi area kantor Dishub Kutim di Jalan Prof Dr Sudiatmo, Sangatta.
Sebanyak 80 siswa TK Bintang Pertiwi dari Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, mengikuti kegiatan Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD). Program ini merupakan bagian dari agenda Dishub Kutim untuk menanamkan pemahaman keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini.
Kepala Dishub Kutim melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Murni Irawati, menjelaskan bahwa SALUD merupakan program yang diinisiasi Kementerian Perhubungan dan menjadi sarana edukasi penting dalam membentuk karakter berkeselamatan sejak dini.
Menurutnya, pengenalan aturan lalu lintas sejak anak-anak masih usia TK bertujuan membangun kesadaran dasar agar mereka lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan.
“Melalui SALUD, anak-anak diajak mengenal hal-hal sederhana seperti tidak menyeberang sembarangan, memahami rambu lalu lintas, serta pentingnya penggunaan helm dan sabuk pengaman. Harapannya, mereka lebih peduli dan paham sejak dini,” ujar Murni.
Dalam pelaksanaannya, materi SALUD disampaikan dengan pendekatan interaktif melalui permainan dan kuis sederhana agar anak-anak tetap aktif dan tidak mudah bosan. Dishub Kutim juga memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi bagi siswa yang berani menjawab pertanyaan selama kegiatan berlangsung.
“Kami melihat antusiasme anak-anak sangat tinggi. Selain itu, kami juga mengapresiasi peran guru dan orang tua yang ikut mendampingi selama kegiatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala TK Bintang Pertiwi Bengalon, Dayang Arbayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini baru pertama kali diikuti oleh sekolahnya dan mendapat respons positif dari siswa maupun orang tua.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai bekal awal bagi anak-anak agar memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas. Antusiasme anak-anak dan orang tua juga luar biasa,” ujarnya.
Ia berharap program SALUD dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah, khususnya jenjang TK di Kutai Timur, sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai keselamatan sejak usia dini.







