SIGAP Resmi Diluncurkan, Kutim Percepat Transformasi Digital Koperasi

oleh -569 views

SANGATTA – Percepatan digitalisasi birokrasi di Kutai Timur (Kutim) memasuki babak penting dengan diluncurkannya Sistem Informasi Gerak Cepat dan Tepat (SIGAP), Kamis (27/11/2025) di Ruang Tempudau Kantor Bupati Kutim. Aplikasi ini dirancang untuk memperkuat tata kelola koperasi melalui pendataan digital yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses pemerintah daerah.

SIGAP merupakan aksi perubahan yang digagas Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM, Firman Wahyudi, dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator. Sistem ini menggantikan pola manual yang selama ini dinilai rawan kesalahan data dan memperlambat proses pembinaan koperasi.

Baca Juga :  DPPPA Kutim Dorong Integrasi Perspektif Gender untuk Pembangunan Inklusif Lewat FGD

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim Teguh Budi Santoso menegaskan bahwa SIGAP menjadi strategi nyata dalam peningkatan pelayanan publik.

“Inovasi ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk menghadirkan efisiensi pengawasan, transparansi kelembagaan, dan peningkatan kualitas tata kelola koperasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesan Basuki ke Pesepak Bola Cilik Kutim: Tidak Boleh Nangis, Tidak Boleh Berantem

Sistem ini juga menyajikan klasifikasi status koperasi secara real-time dengan tiga kategori: hijau (aktif), kuning (kurang aktif), dan merah (tidak aktif), untuk memudahkan evaluasi dan intervensi pemerintah.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyatakan dukungan penuh atas implementasi SIGAP karena sejalan dengan upaya transformasi digital yang tengah digencarkan pemerintah daerah.

“Januari nanti semoga semua data sudah bisa terintegrasi dan terakses agar monitoring dan evaluasi pembangunan dapat berjalan lebih terukur,” sebutnya.

Baca Juga :  Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, DP3A Kutim Gelar Rapat Koordinasi

Dengan 1.450 koperasi dan 500 di antaranya berstatus sehat, Ardiansyah yakin SIGAP mempercepat revitalisasi koperasi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Peluncuran ditandai dengan uji akses langsung data koperasi sebagai bukti kesiapan sistem dalam mendukung tata kelola modern di Kutim. (ADV)