SANGATTA – Peran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutai Timur (Kutim) mendapat sorotan positif dalam puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025 yang digelar Kamis (27/11/2025) di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Kutim.
Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” acara berlangsung penuh penghargaan terhadap kontribusi PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman hadir langsung memberikan dukungan penuh. Ia menekankan bahwa keberadaan PKK memiliki posisi strategis dalam menjawab persoalan nyata di masyarakat, terutama yang terjadi dalam lingkup keluarga.
“Kalau peran PKK di semua jenjang memaksimalkan fungsinya dan koordinasinya, saya merasa yakin masalah seperti kekerasan dalam keluarga dan kekerasan terhadap anak yang marak terjadi, satu persatu mungkin bisa kita eliminasi,” tegasnya.
Bupati juga menyerukan agar setiap Perangkat Daerah (PD), kecamatan, hingga desa, tidak pasif melihat perjuangan PKK. Penguatan anggaran dinilai wajib untuk memastikan PKK mampu menyentuh sasaran utama — keluarga.
Momentum HKG PKK ini turut menampilkan sejarah panjang gerakan PKK yang berakar pada 10 program pokok keluarga sejak 1957, membuktikan konsistensi organisasi dalam mendukung pembangunan manusia.
Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum PKK Pusat agar seluruh kader di semua tingkatan tetap bergerak aktif dan solid.
“Mari kita semua aktif, mari kita semua bersemangat sehingga PKK ini bisa memberikan kontribusi yang besar dan baik untuk pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan diberikan kepada pengurus dan kader terbaik yang telah menunjukkan dedikasi dalam pemberdayaan keluarga. Pemerintah berharap semangat HKG-PKK ke-53 menjadi penguat komitmen kolektif demi kesejahteraan masyarakat Kutim yang semakin maju. (ADV)






