Peresmian Musala Mi’rajul Mukminin, Ardiansyah Ajak Warga Ambil Hikmah Isra Mi’raj

oleh -12 views

Sangatta – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meresmikan Musala Mi’rajul Mukminin di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagai bagian dari peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026. Nama Mi’rajul Mukminin dipilih dengan makna kenaikan spiritual bagi orang-orang beriman, dengan harapan musala ini menjadi tempat ibadah yang mampu meningkatkan kualitas keimanan masyarakat sekitar. 

Baca Juga :  Tim Volly CJDW Kodim 0909/KTM Juara I di Ajang Bola Volley Cup Danrem 091/ASN 2023

Peresmian musala tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman dan disaksikan oleh tokoh agama, panitia pembangunan, serta warga sekitar yang hadir dalam kegiatan keagamaan di kawasan Loa Ipuh, Tenggarong. 

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan tausiah kepada jamaah yang hadir dan mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj sebagai momen spiritual yang mendalam. Ia mengingatkan agar makna Isra Mi’raj yakni perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan inspirasi dalam memperkuat keimanan, ketaqwaan, serta memperbaiki akhlak dan hubungan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. 

Baca Juga :  Bebas Penyakit Frambusia Selama Tiga Tahun Terakhir, Kutim Terima Sertifikat dari Kemenkes RI

Ardiansyah juga berharap musala yang baru diresmikan itu tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, tetapi juga pusat pembinaan umat yang dapat memupuk rasa persaudaraan dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah antarwarga. Peresmian berlangsung dalam suasana sederhana namun khidmat, mencerminkan kebersamaan dan rasa syukur masyarakat atas keberadaan fasilitas ibadah baru tersebut. 

Baca Juga :  Polres Kutim Gelar Apel Operasi Ketupat 2022

Musala Mi’rajul Mukminin diharapkan menjadi wadah kegiatan keagamaan yang bermanfaat, termasuk untuk shalat berjamaah, pengajian, serta majelis taklim yang dapat memperkaya kualitas spiritual umat Islam di lingkungan Loa Ipuh dan sekitarnya.