beritakutim.com, BENGALON – Warga Dusun Sekurau Bawah, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mengeluhkan layanan air bersih PDAM yang tidak mengalir selama kurang lebih dua tahun terakhir.
Keluhan tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Dalam pertemuan yang digelar baru-baru ini, persoalan distribusi air bersih di Desa Sekerat menjadi salah satu topik utama pembahasan.

Kepala Desa Sekerat, Sunan Dhika, menyampaikan langsung kepada Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, bahwa aliran air PDAM telah terhenti sejak dua tahun terakhir, meskipun masyarakat tetap membayar tagihan setiap bulan.
Menanggapi hal itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman langsung mengambil langkah cepat dengan memanggil Kepala PDAM, Suparjan, yang saat itu berada di ruang kerjanya, guna meminta penanganan segera atas permasalahan yang dialami warga Dusun Sekurau Bawah.
Sunan Dhika menambahkan, dalam beberapa minggu ke depan, Kepala PDAM dijadwalkan turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sebenarnya sekaligus mempercepat proses penanganan.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi atas terhambatnya distribusi air bersih di wilayah tersebut. Pemerintah desa berharap hasil evaluasi lapangan dapat segera ditindaklanjuti sehingga fasilitas air PDAM kembali berfungsi dan masyarakat dapat menikmati layanan air bersih seperti semula.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah dan pihak PDAM, warga Desa Sekerat berharap permasalahan yang telah berlangsung cukup lama ini dapat segera teratasi. Pemerintah desa juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya perbaikan demi kemajuan Desa Sekerat ke depan. (BK 2)







