Gerakan Pangan Murah di Rantau Pulung, Kapolres Kutim Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Ekonomi

oleh -965 views

Kutai Timur – Gerakan Pangan Murah (GPM) diselenggarakan Polres Kutai Timur di area Polsek Rantau Pulung. Kegiatan GPM ini diselenggarakan bersamaan dengan kick off yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Jakarta.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Artanto menjelaskan, kegiatan ini serentak diselenggarakan di seluruh polsek wilayah hukum Kutai Timur. Penyelenggaraannya pun akan berjalan hingga 16 Agustus 2025.

“Program ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang terjangkau,” ungkap Kapolres Kutai Timur, Kamis (14/8/2025).

Baca Juga :  JMSI Kaltim Kembali Terima Penghargaan dari JMSI Pusat

Disampaikan Kapolres, dalam GPM ini telah disalurkan 130 paket bahan pokok (bapok). Pakte itu dibanderol seharga Rp100.000 dengan rincian beras 5 Kg dan minyak 2 liter.

Menurut Kapolres, GPM ini merupakan program yang bertujuan untuk membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bapokting yang terjangkau. Selain itu, memastikan pendistribusian bapokting langsung ke masyarakat, sehingga mengurangi resiko kelangkaan bahan pokok.

“Alhamdulillah GPM hari ini tersalurkan dengan baik. Diharapkan dengan adanya GPM ini kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dan stabilitas ekonomi di Kutai Timur tetap terjaga,” jelas Kapolres Kutai Timur.

Baca Juga :  Dukungan Orang Tua Jadi Kunci, Atlet Muda Kutim Bersinar di Sprint Race III

Sebelumnya, dalam kick off di Gudang Bulog Kanwil Jakarta, Kapolri menyampaikan, hingga 13 Agustus 2025 telah disalurkan beras SPHP di 4.705 titik. Sedangkan untuk hari ini yang merupakan kegiatan puncak GPM telah disalurkan 2.424 ton beras di 1.552 titik.

“Penerima manfaatnya 484.977. Jadi hari ini baik beras, kemudian gula dan minyak semua dijual dengan harga sesuai harga standar Bulog,” ujar Kapolri.

Baca Juga :  Hasil Drawing Badminton SEA Games 2022 Tim Putri Dapat Bye

Ditegaskan Jenderal Sigit, kegiatan ini akan dimaksimalkan agar pendistribusian bahan pokok murah bisa sampai langsung ke konsumen dengan harga di bawah HET atau maksimal sama. Hal ini sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto mengenai penyaluran beras SPHP.

Lebih lanjut Kapolri ungkapkan, ditargetkan 1,3 juta ton secara periodik akan disalurkan. Kemudian, setiap minggunya akan ada evaluasi untuk memastikan kebijakan ini dilaksanakan semaksimal mungkin.