SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmen memperkuat manajemen talenta ASN melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kembali digelar pada Desember 2025. Program ini menjadi bagian lanjutan dari agenda reformasi kepegawaian yang telah berjalan sejak 2023 untuk memastikan birokrasi daerah semakin profesional dan berorientasi hasil.
Kepala BKPSDM Kutim Misliansyah menjelaskan, sebanyak 500 pegawai lintas perangkat daerah akan mengikuti asesmen yang dirancang untuk memetakan kemampuan teknis, kompetensi jabatan, hingga potensi kepemimpinan.
“Desember ini kita kembali melaksanakan uji kompetensi bagi 500 pegawai. Ini tahap lanjutan dari komitmen Pemkab dalam membangun manajemen talenta yang kuat,” ujar Misliansyah, Sabtu (22/11/2025).
Pelaksanaan asesmen menggandeng Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN dan asesor dari BKN Regional VIII Banjarmasin, sehingga seluruh tahapan dipastikan berlangsung objektif dan sesuai standar nasional.
ASN peserta nantinya akan menghadapi serangkaian subtes yang mengukur kecerdasan analitis, sikap kerja, kecakapan manajerial, dan kesiapan menduduki jabatan strategis. Hasil penilaian menjadi basis akurat bagi Pemkab Kutim dalam mengambil kebijakan rotasi, mutasi, promosi, sekaligus penyusunan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan individu.
Misliansyah menegaskan, evaluasi kinerja ASN tidak lagi dapat mengandalkan penilaian administratif semata.
“Hasil asesmen akan menjadi dasar bagi keputusan manajerial. Kita ingin setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat dengan kompetensi tepat. Itu inti dari manajemen talenta,” jelasnya didampingi Kabid PEKA Ardiansyah.
Dengan asesmen yang terjadwal dan terukur, Pemkab Kutim berharap kualitas aparatur semakin kuat, mampu beradaptasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin kompetitif. (ADV)






