Ardiansyah Perintahkan Akselerasi Koperasi Merah Putih hingga Tingkat RT

oleh -3 views

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mempercepat pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari strategi nasional penguatan ekonomi rakyat. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa persiapan infrastruktur program di daerahnya menjadi salah satu yang tercepat di Indonesia.

Bupati menyampaikan langkah itu sebagai respon langsung atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan pembangunan koperasi desa. Usai mengikuti Zoom Meeting nasional di Kantor Diskominfo Staper, Selasa (25/11/2025), ia langsung menginstruksikan percepatan kerja lintas OPD.

Baca Juga :  Disdikbud Kutim Tambah Jam Pelajaran Al-Quran untuk 39 Sekolah Negeri

“Saya tadi sudah langsung komunikasi dengan Dinas Koperasi, dengan Disperindag dan DPMDes,” ungkap Ardiansyah didampingi Dandim 0909/KTM Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, serta jajaran dinas terkait.

Dari total 141 desa dan kelurahan definitif di Kutim, sebanyak 81 titik telah siap untuk dimulai tahap konstruksi Koperasi Merah Putih.

“81 titik sudah siap bangun. Bersyukur dari informasi Pak Dandim, kita tertinggi sudah itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Mahyunadi: Jelajah Alam Sangatta Bawa Dampak Ekonomi untuk UMKM

Ardiansyah juga menyinggung program pendukung ekonomi rakyat lainnya seperti Banksus Desa yang menyasar RT untuk penguatan ekonomi produktif dan pencegahan masalah sosial, termasuk kemiskinan dan stunting.

Menurutnya, peran koperasi harus sejalan dengan akurasi data potensi daerah. Ia menilai masih terdapat ketimpangan antara data komoditas ekspor di lapangan dan data resmi yang tercatat.

Baca Juga :  ASN Kutim Diingatkan Jaga Disiplin, Sistem e-Kin Terus Dievaluasi

“Yang dikirim itu 100, tapi kita tahu punya 10. Kenapa? Karena kita tidak punya data,” tegasnya.

Dengan penguatan pendataan oleh Disperindag, pemerintah berharap komoditas Kutim tercatat sebagai kontribusi perekonomian daerah, bukan daerah lain.

Bupati menyebut Koperasi Merah Putih menjadi bagian dari kebangkitan 82.000 KUD di seluruh Indonesia, dan Kutim memastikan diri berada di garis depan untuk merealisasikannya di semua wilayah. (ADV)