Akses Internet di Batu Ampar Belum Merata, Camat Minta Pemerataan Infrastruktur

oleh -513 views

Kutai Timur – Kesenjangan akses internet di sejumlah desa di Kecamatan Batu Ampar menjadi sorotan pemerintah setempat. Meski beberapa wilayah telah mendapatkan peningkatan infrastruktur telekomunikasi, masih ada desa yang belum tersentuh jaringan internet sama sekali. Kondisi ini dinilai dapat menghambat perkembangan teknologi informasi masyarakat di tengah peningkatan fasilitas pendidikan yang cukup pesat.

Camat Batu Ampar, Suriansyah, menjelaskan bahwa wilayah dengan akses telekomunikasi paling baik saat ini berada di Batu Timbau dan Batu Timbau Ulu Telaga. Kedua desa tersebut telah dilengkapi tower internet dan sudah bisa menikmati layanan komunikasi secara lebih lancar.

Baca Juga :  Bupati Ardiansyah Pimpin Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2025

Sementara itu, desa lain belum menikmati layanan yang sama. Desa Mawai Indah saat ini baru memiliki tower telepon dan belum mendukung akses internet secara optimal. Bahkan, Desa Himba Lestari masih benar-benar belum mendapatkan jaringan internet.

Tak hanya itu, meskipun Desa Benua Harapan dan Mugi Rahayu telah memiliki tower, warga di dua wilayah tersebut juga belum bisa memanfaatkan internet sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Wabup Mahyunadi Siap Sinkronkan Pembangunan Kutim dengan Kebijakan Nasional

“Padahal itu sudah masuk proyek Bakti tempo hari,” jelas Suriansyah, mengacu pada program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi.

Di tengah keterbatasan akses telekomunikasi, fasilitas pendidikan di Batu Ampar justru terus mengalami kemajuan. Suriansyah memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan sarana pendidikan.

“Fasilitas sekolah dalam beberapa tahun terakhir luar biasa bagus. Kita bersyukur atas perhatian luar biasa dari Bupati dan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Luncurkan Cap Jempol, Pendidikan Sampai ke Rumah Warga

Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan baru bagi pemerintah dalam menjaga keseimbangan pembangunan. Pemerataan internet menjadi kebutuhan mendesak mengingat teknologi digital kini menjadi bagian vital pendukung pendidikan dan aktivitas masyarakat. Pemerintah kecamatan berharap akses telekomunikasi dapat segera dituntaskan agar seluruh desa mendapatkan manfaat pembangunan secara setara.(ADV)