Kepedulian Warga Kutim, PMI Siap Salurkan Donasi Ratusan Juta Rupiah

oleh -517 views

SANGATTA – Bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Aceh dan Sumatera segera disalurkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Timur. Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang melibatkan masyarakat umum, pelajar, relawan, hingga dunia usaha di Kutim.

Ketua PMI Kutim, Kasmidi Bulang, menyampaikan bahwa hingga saat ini dana yang berhasil dikumpulkan telah mencapai Rp329 juta dan masih berpotensi bertambah hingga mendekati Rp350 juta sebelum keberangkatan tim bantuan.

Baca Juga :  Hadiri Perayaan 2 Dekade SSC, Kasmidi : Kutim Milik Semua dan Mari Bangun Bersama

Informasi tersebut disampaikan Kasmidi saat ditemui di Markas PMI Kutim, Jalan Poros Sangatta–Bengalon, Road 9, Kamis (22/01/2026). Ia menjelaskan, meskipun pengumpulan donasi secara provinsi telah difasilitasi PMI Kalimantan Timur, PMI Kutim memilih untuk menyalurkan bantuan secara langsung ke wilayah terdampak.

Keputusan tersebut diambil karena nilai donasi yang terkumpul di Kutim terbilang paling besar dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur.

Baca Juga :  18 Ribu Takjil Serentak di Bagikan Partai Golkar Kutim di 18 Kecamatan

“Kita akan membawa langsung donasi yang kemarin dikumpulkan selama hampir satu bulan, oleh anak-anak kita (siswa SD–SMA), relawan, perorangan, hingga perusahaan. Atas nama PMI Kutim, saya menyampaikan terima kasih atas kepedulian kita semua terhadap bencana di Aceh dan Sumatera,” ujar Kasmidi.

Didampingi Sekretaris PMI Kutim Wilhelmus Wio Doi dan Wakil Ketua Bidang Bencana Misbachul Khoir, Kasmidi juga menerangkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan pada fase pascabencana. Menurutnya, pada masa tanggap darurat sebelumnya, bantuan telah cukup banyak berdatangan, termasuk dari luar negeri.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Fraksi Golkar Walk Out

PMI Kutim berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus menjadi wujud solidaritas dan kepedulian warga Kutai Timur terhadap sesama di wilayah lain.