Festival Lomplay Kembali Harumkan Nama Kutim di Level Nasional

oleh -3 views

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat sektor pariwisata dengan menjadikan event nasional sebagai motor utama promosi daerah. Di antara berbagai program dan festival yang telah dilaksanakan, Lomplaymenjadi salah satu event paling menonjol dan diklaim sebagai ikon baru dalam pengembangan pariwisata serta ekonomi kreatif (Ekraf) Kutim.

Dinas Pariwisata Kutim melalui Bidang Ekonomi Kreatif ini telah dua kali masuk dalam jajaran event nasional. Keberhasilan tersebut bukan hanya membawa nama Kutim ke panggung nasional, tetapi juga memperluas ruang promosi bagi pelaku industri kreatif lokal, mulai dari musisi, perajin kriya, pelaku kuliner, hingga komunitas film.

Baca Juga :  Pemerintah Ajak Desa Berperan dalam Pengembangan PAUD

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Rifani, mengungkapkan bahwa pencapaian ini menjadi bukti bahwa Kutim memiliki potensi besar dalam mengembangkan event kreatif berskala luas. Keikutsertaan Lomplay sebagai event nasional memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat identitas daerah.

“Long Play menjadi fokus kami karena mampu menarik wisatawan dari luar daerah, sekaligus mempromosikan Kutim di tingkat nasional,” ujar Rifani saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/11/2025).

Menurutnya, festival yang dihelat setiap tahun ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Namun, ia tidak menampik bahwa tantangan dalam penyediaan anggaran menjadi perhatian khusus.

Baca Juga :  Tolak Proyek Sekadar Laporan, Pemkab Kutim Tuntut Kualitas dan Pengawasan Mutu yang Tegas

Dukungan pemerintah dalam penyediaan fasilitas teknis, seperti panggung, tata suara, dan kelengkapan logistik lainnya sangat menentukan kualitas penyelenggaraan festival.

Selain menjadi ruang kreatif, Lomplay juga berfungsi sebagai etalase subsektor ekonomi kreatif. Penampilan seni pertunjukan, musik, kriya, film, hingga kuliner lokal dibuat terintegrasi untuk memberikan pengalaman lengkap bagi pengunjung.

Tidak hanya itu, keterlibatan kementerian dalam mempromosikan event ini melalui kanal nasional seperti videotron dan paket media semakin memperluas gaung festival.

“Ketika event masuk skala nasional, kementerian turut membantu promosi, termasuk melalui videotron dan paket media. Ini tentu memperluas jangkauan promosi Kutai Timur,” tambahnya.

Baca Juga :  Kutim Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Data Turun Signifikan di 2025

Festival Lomplay juga sejalan dengan program unggulan Bupati Kutim yang menargetkan pengembangan 50 destinasi wisata unggulan. Dengan penyelenggaraan event yang konsisten dan promosi yang masif, Kutai Timur berharap bisa semakin dikenal sebagai daerah yang kaya akan kreativitas dan budaya.

Rifani juga menegaskan bahwa Bidang Ekraf turut mengintegrasikan event ini dengan strategi besar pengembangan pariwisata Kutim. Dengan demikian, festival tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga instrumen strategis untuk menciptakan dampak ekonomi.

“Kegiatan seni dan budaya yang ditampilkan dapat meningkatkan daya tarik daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif,” tutupnya.