FPB 2025 Kutim Resmi Ditutup, Ardiansyah Tegaskan Komitmen Pelestarian Budaya

oleh -5 views

SANGATTA – Penutupan Festival Pesona Budaya (FPB) Kutai Timur (Kutim) 2025 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memantapkan arah pelestarian budaya. Bertempat di Lapangan Alun-alun Bukit Pelangi, Minggu (23/11/2025) malam, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menutup secara resmi gelaran yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menekankan bahwa FPB tahun ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya dilaksanakan sebagai event mandiri, tidak melekat pada peringatan hari jadi kabupaten.

Baca Juga :  Bupati Ardiansyah Pimpin Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2025

“Festival Budaya ini sudah sering kita lakukan, namun seringnya dikaitkan dengan kegiatan seperti ulang tahun Kutim. Malam hari ini adalah kegiatan yang pertama terkait Festival Pesona Budaya yang kita buat sedemikian rupa,” ujar Ardiansyah.

Ia menilai rangkaian penampilan budaya dari berbagai kelompok menunjukkan bahwa Kutim bukan hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga memiliki warisan budaya yang patut dijaga. Pemerintah, kata Ardiansyah, akan terus menggali budaya pesisir, pedalaman, serta budaya Nusantara yang telah menetap dan menyatu di Kutim.

Baca Juga :  Awal 2026, Absensi ASN Kutim Berubah Jadi Empat Kali Sehari

“Kita akan terus menggali budaya-budaya ini melalui Festival Pesona Budaya, melalui edukasi budaya seperti seminar, kemudian melakukan penelitian-penelitian budaya,” jelasnya.

Dengan dukungan semua pihak, ia berharap FPB semakin berkembang dan menjadi ruang ekspresi budaya yang lebih besar di masa depan. “Dengan mengucapkan Alhamdulillah hirobbil alamin, Festival Pesona Budaya Kabupaten Kutai Timur 2025, dengan ini secara resmi saya nyatakan ditutup,” ucapnya.

Baca Juga :  Akselerasi Pengaduan Publik, Pemkab Kutim Targetkan SP4N LAPOR Jangkau Hingga ke Pelosok Desa

Acara penutupan semakin meriah dengan penyerahan hadiah lomba fashion show berbahan limbah dan ditutup penampilan penyanyi nasional Fanny Soegi yang disambut antusias ribuan penonton. (ADV)