Sangatta – Transformasi digital pendidikan di Kutai Timur terus melaju. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim resmi menetapkan 35 sekolah sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) pada tahun ini sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem pembelajaran di seluruh wilayah.
Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, menyampaikan bahwa penetapan sekolah kandidat dilakukan melalui proses seleksi yang ketat. Setiap lembaga pendidikan harus memenuhi sejumlah syarat teknis dan kualitas pembelajaran berbasis teknologi sebelum masuk penilaian lebih lanjut.
“Yang terfokus 35 itu karena syaratnya lumayan kompleks. Jadi kami memang berfokus di 35 sekolah itu dulu,” ujar Irma.
Sekolah-sekolah tersebut tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Kaliorang, Rantau Pulung, Teluk Pandan, Kaubun, Muara Wahau, dan Kombeng.
Irma menjelaskan bahwa dominasi sekolah di Sangatta Utara disebabkan kesiapan infrastruktur yang lebih baik, terutama akses internet dan listrik yang menjadi kebutuhan utama dalam penerapan teknologi pendidikan modern.
“Untuk mencapai sekolah rujukan Google, diperlukan akses internet dan jaringan listrik yang stabil. Karena itu sebarannya masih didominasi Sangatta Utara,” ucapnya.
Melalui KSRG, Disdikbud Kutim mendorong pemanfaatan maksimal platform Google for Education untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini diharapkan mampu menghasilkan proses belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan dengan dukungan perangkat teknologi seperti Chromebook dan akun pembelajaran digital.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk memastikan mutu pendidikan Kutai Timur mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi global. (ADV)






